Kajian Unsur Psikologi Novel “Olenka” Karya Budi Darma & Rencana Pembelajarannya di SMA

  1. Kajian Unsur Psikologi Novel “Olenka” Karya Budi Darma & Rencana Pembelajarannya di SMA


  1. Latar Belakang

Sastra merupakan hasil cipta atau karya manusia yg dapat dituangkan melalui ekspresi yg berupa tulisan yg menggunakan bahasa sebagai mediumnya. Selain itu sastra juga merupakan hasil karya seseorang yg diekspresikan melalaui tulisan yg indah, sehingga karya yg dinikmati mempunyai nilai estetis & dapat menarik para pembaca buat menikmatinya.

Karya-karya yg indah ini dalam sastra berupa cerpen, puisi, novel & drama. Dalam kajian ini penulis akan membedah sebuah novel. Seperti yg diungkapkan “The American College Dictonary (dalam Tarigan, 1984:164) bahwa nevel adalah suatu cerita prosa yg fiktif dalam panjang yg tertentu yg melukiskan para tokoh, gerak beserta adegan kehidupan nyata yg representatif dalam suatu alur atau suatu keadaan yg agak kacau atau kusut. Karya novel biasanya mengangkat berbagai fenomena yg terjadi dimasyarakat. Karya-karya yg menarik itu dapat mempengaruhi jiwa para pembaca sehingga dapat menyelami & seolah-olah hadir dalam cerita tersebut.

Kedudukan sastra didalam kurikulum sekolah memang tidak berdiri secara otonom. Pengajaran sastra merupakan bagian dari mata pelajaran bahasa Indonesia (Mulyasa, 2004:89). Dgn demikian, kedudukan novel dalam bahan pembelajaran sastra agar siswa dapat mengikuti & memiliki rasa peka terhadap materi yg disajikan yakni novel. Oleh karena itu, guru mesti mempunyai pengetahuan yg luas & pemahaman yg mendalam tentang proses pembelajaran sastra agar siswa dapat mengikuti & memiliki rasa peka terhadap materi yg disajikan yakni novel. Oleh karena itu, guru mesti mempunyai pengetahuan yg luas & pemahaman yg mendalam tentang proses pembelajaran sastra. Sebetulnya banyak cara yg dapat dilakukan oleh seorang guru, agar proses pembelajaran sastra berhasil dgn baik. Misalnya, dgn menggunakan beberapa ilmu bantu dalam mengkaji sastra di Ilmu itu salah satunya psikologi yg menurut Wirawan (2000:5) psikologi disamping merupakan ilmu, juga merupakan “seni” karena dalam pengalamannya dalam berbagai segi kehidupan manusia, diperlukan keterampilan & kreativitas yg tersendiri.

Penulis menganbil novel “Olenka” karya Budi Darma, karena penulis tertarik terhadap karakteristik tokoh & isi cerita yg terdapat didalamnya. Budi Darma menyajikan kepada pembaca sebuah dunia kejiwaan manusia yg kelam. Didalam novel “Olenka” kita bertemu dgn tokoh-tokoh yg berkecamuk dgn pikiran & pandangan-pandangan hidupnya sendiri, tidak banyak tindakan-tindakan jasmani disini, tapi justru reaksi-reaksi kejiwaan yg lebih mewarnai kehidupan novel ini.

Dgn menggunakan kajian secara psikologi, kita berusaha memahami aspek kejiwaan beserta sifat & sikap para tokohnya dalam menjalani kehidupan yg terdapat dalam suatu cerita.

  1. Kajian Yg Relevan

Menurut Saripin, penelitiannya mempunyai tujuan, yaitu mendapatkan gambaran unsur psikologis manusia (tokoh) dalam kumpulan cerpen Hujan Menulis Ayam karya Sutardji Calzoom Bachri dgn kriteria pemilihan bahan ajar.

Tuti Alawiyah mengemukakan tentang pendekatan psikologis muncul dalam telaah atau penelitian sastra didorong oleh cara berpikir yg menyatakan bahwa banyak perihal dalam kehidupan umat manusia dapat dikaji dgn teori-teori psikologis. Pendekatan ini juga muncul karena ada asumsi bahwa ada kaitan antara proses penciptaan karya sastra dgn kejiwaan pengarang atau penulisnya.

Selanjutnya menurut Adi, pendekatan psikologis itu selalu berhubungan dgn sikap, sifat & tingkah laku manusia, beserta berkaitan dgn aspek perwatakan dalam suatu cerita sebagai gambaran kreatif tokoh-tokoh yg hadir di depan pembaca seperti sesungguhnya.


  1. Fokus Penelitian

Fokus penelitian adalah penentuan keleluasaan (scope) permasalahan & batas penelitian (Margono, 2003: 40). Fokus penelitian dilakukan agar penelitian tidak keluar dari rencana yg ditetapkan sebelumnya sehingga penelitian akan terfokus pada masalah pokok yg telah ditentukan.

Fokus penelitian ini adalah kajian tentang unsur psikologis tokoh dalam novel “Olenka” karya Budi Darma.


  1. Pertanyaan Penelitian

Setelah adanya fokus penelitian terhadap masalah-masalah penelitian, maka perlu dibuat beberapa pertanyaan yg berkaitan dgn variabel-variabel judul penelitian. Pertanyaan penelitian sebagai berikut:

  1. Bagaimanakah karakter atau perwatakan tokoh-tokoh dalam novel “Olenka” karya Budi Darma dikaji dgn pendekatan psikologis?

  2. Apakah rencana pembelajaran apresiasi sastra di SMA dapat disusun dgn menggunakan novel “Olenka” karya Budi Darma sebagai bahan pembelajaran?


  1. Tujuan Penelitian

Melalui penelitian ini, tujuan yg hendak dicapai adalah:

  1. Buat memperoleh deskripsi karakter atau perwatakan tokoh-tokoh yg terdapat dalam novel “Olenka” karya Budi Darma

  2. Menyusun rencana pembelajaran apresiasi di SMA dgn menggunakan novel “Olenka” karya Budi Darma


  1. Tinjauan Pustaka

  1. Pengertian Apresiasi Sastra

Menurut Effendi (Suroto, 1989: 158), apresiasi adalah upaya atau proses menikmati, memahami & menghargai suatu karya sastra secara kritis, sehingga menumbuhkan pengertianm penghargaan, kepekaan pikiran kritis & kepekaan perasaan yg baik terhadap karya sastra.

Tarigan (1984: 233) mengatakan bahwa apresiasi sastra adalah penafsiran kualitas karya sastra pemberian nilai yg wajar kepadanya berdasarkan pengamatan & pengalaman yg jelas, sadar beserta kritis.

Selanjutnya Rusyana (1984: 322) bahwa apresiasi sastra adalah sebagai pengenalan & pemahaman yg tepat terhadap nilai sastra, & kegairahan kepadanya, beserta kenikmatan yg timbul sebagai berikut dari semuai itu.


  1. Pengertian Novel

Dalam The American College Dictionary (Tarigan, 1984: 164) bahwa novel adalah suatu cerita prosa yg fiktif dalam panjang yg tertentu, yg melukiskan para tokoh, gerak beserta dgn adegan nyata representatif dalam suatu alur atau suatu keadaan yg kacau atau kusut.

Pengertian novel dalam pandangan H.B. Jassin (1977: 64) menyebutkan bahwa “Novel sebagai karangan prosa yg bersifat cerita yg menceritakan suatu kejadian yg luar biasa dari kehidupan orang-orang.

Sumardjo & Saini (1997:29) istilah novel sama dgn istilah roman, kata novel berasal dari bahasa Italia & bertembang di Inggris & Amerika Serikat. Roman & novel mempunyai perbedaan yakni bentuk novel lebih pendek dibanding dgn roman, tapi ukuran luasnya unsur cerita hampir sama.

Dalam bahasa Jerman istilah novel yaitu novelle, & secara harafiah novella berarti sebuah barang baru yg kecil & kemudian diartikan sebagai cerita yg pendek dalam bentuk prosa (Abrams dalam Nurgiyantoro, 2000:9).

- Unsur-unsur Intrinsik

    1. Tema

Menurut Scharbach (Aminuddin, 2000:91) bahwa istilah tema berasal dari bahasa latin yg berarti “tempat meletakkan suatu perangkat”. Disebut demikian karena tema adalah ide yg mendasari suatu cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tolak pengarang dalam memaparkan karya fiksi yg diciptakannya.

Menurut Nurgiyantoro (2000:70), tema dapat dipandang sebagai dasar cerita, gagasan dasar umum, sebuah karya novel. Gagasan dasar umum inilah yg tentunya telah ditentukan sebelumnya oleh pengarang yg diperlukan buat mengembangkan sebuah cerita.

Selanjutnya Nardjo & Saini (1997:56) memandang bahwa tema adalah sebuah ide cerita. Pengarang dalam menulis ceritanya bukan sekedar mau bercerita, melainkan mau mengatakan sesuatu pada pembacanya.

    1. Alur atau plot

Menurut Stanton (Nurgiyantoro, 2000:113) mengemukakan bahwa alur atau plot adalah cerita yg berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan secara segala akibat, peristiwa yg satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yg lain.

Aminuddin (2000:83) mengutarakan bahwa plot atau alur adalah rangkaian cerita yg dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa sehingga menjalin suatu cerita yg dihadirkan oleh para pelaku dalam suatu cerita.

    1. Penokohan

Menurut Nurgiyantoro (2000:1164), istilah-istilah seperti tokoh & penokohan, watak & perwatakan, atau karakter & karakterisasi. Istilah tersebut merupakan istilah yg sama yg dipergunakan dalam penokohan. Istilah tokoh merajuk pada orangnya, & pelaku cerita.

Penokohan menurut Jones (Nurgiyantoro, 2000: 165) adalah pelukisan gambaran yg jelas tentang seseorang yg ditampilkan dalam sebuah cerita.

    1. Latar atau Setting

Latar atau setting menyangkut tempat, waktu, & situasi yg mendukung dalam suatu cerita. Menurut Abrams (Nurgiyantoro, 2000: 216) latar atau setting adalah landas tumpu, menyaran pada pengertian tempat, hubungan waktu, & lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yg diceritakan.

    1. Sudut Pandang atau Point of View

Sudut pandang merupakan strategi, teknik, siasat, yg secara sengaja dipilih pengarang buat mengemukakan gagasan & ceritanya. Menurut Wiyanto (2005:83) mengemukakan sudut pandang adalah posisi pencerita (pengarang) terhadap kisah yg diceritakannya.

Menurut Aminudin (2000:90) titik pandang adalah cara pengarang menampilkan para pelaku dalam cerita yg dipaparkannya.

    1. Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah cara khas dalam menyampaikan pikiran & perasaan (Wiyanto, 2005:84). Cara khas itu dapat berupa kalimat-kalimat yg dihasilkannya, menjadi hidup.

Istilah gaya menurut Aminuddin (2000:72) diangkat dari istilah style yg berasal dari bahasa latih stillus & mengandung arti leksikal “alat buat menulis”. Gaya mengandung pengertian cara seorang pengarang menyampaikan gagasannya dgn menggunakan media bahasa yg indah & harmonis beserta mampu menuansakan makna & suasana yg dapat menyentuh daya intelektual & emosi pembaca.


  1. Pengertian Psikologis

Menurut Gleitman (Syah, 2000:8) psikologi adalah ilmu pengetahuan yg berusaha memahami perilaku manusia, alasan & cara mereka melakukan sesuatu & juga memahami bagaimana makhluk tersebut berpikir & berperasaan.

Gorden Murphu (Wirawan, 2000:4) berpendapat psikologi adalah ilmu yg mempelajari respons yg diberikan oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya.

Menurut Poerbakawatja & Harahap (Syah, 2000:9) psikologi sebagai cabang ilmu pengetahuan yg mengadakan penyelidikan atas gejala-gejala & kegiatan-kegiatan jiwa.


  1. Pendekatan Psikologi

Pendekatan psikologi adalah pendekatan yg bertolak dari asumsi bahwa karya sastra selalu saja membahas tentang peristiwa kehidupan manusia. Manusia senantiasa memperhatikan perilaku yg beragam. Bila ingin melihat & mengenal manusia lebih dalam & lebih jauh diperlukan psikologi. Di zaman kemajuan teknologi seperti sekarang ini manusia mengalami konflik kejiwaan yg bemula dari sikap kejiwaan tertentu bermuara pula ke permasalahan kejiwaan (Semi, 1990:76).

Pendekatan psikologi sastra ternyata memiliki beberapa manfaat & keunggulan, seperti diungkapkan Semi (1990:80), sebagai berikut: (1) sangat sesuai buat mengkaji secara mendalam aspek perwatakan, (2) dgn pendekatan ini dapat memberi umpan balik kepada penulis tentang masalah perwatakan yg dikembangkannya, & (3) sangat membantu dalam menganalisis karya sastra Surrealis, abstrak, atau absurd & akhirnya dapat membantu pembaca memahami karya-karya semacam itu.

Selanjutnya, menurut Aminuddin (2004:55) & Semi (1988:66), pendekatan psikologi sastra juga dapat dimanfaatkan buat beberapa hal. Pertama, buat memahami aspek kejiwaan pengarang dalam kaitannya dgn proses kreatif karya sastra yg dihadirkannya. Kedua, buat mengeksplorasi segi-segi pemikiran & kejiwaan tokoh-tokoh utama cerita, terutam menyangkut alam pikiran bawah sadar.


  1. Kedudukan Novel dalam Pembelajaran Sastra Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).

  1. Tujuan Pemelajaran Sastra

Pembelajaran sastra pada dasarnya bertujuan agar siswa mimiliki rasa peka terhadap karya sastra yg berharga sehinga merasa terdorong & tertarik buat membacanya (Semi, 1990:152). Dgn membaca karya sastra diharapkan para siswa memperoleh pengertian yg baik tentang manusia & kemanusiaan, mengenai nilai-nilai & mendapatkan ide-ide baru. Pemelajaran sastra yakni novel sebagai genre beserta mempunyai fungsi yg dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap karya-karya yg dihasilkan oleh para pengarang.

Novel memungkinkan seorang siswa dgn kemampuan membacanya, hanyut dalam keasyikan (Rahmantoro, 1988:65). Novel-novel ini jelas dapat membantu & menunjang sebagai sarana pendukung buat memperkaya bacaan para siswa disamping novel-novel tertentu yg dijadikan bahan pembelajaran oleh guru sastra.

Adanya novel dalam KBK membuka pencerahan baru agar siswa dapat lebih aktif & konstruktif terhadap gejala atau situasi yg terjadi disaat ini.


  1. Ruang Lingkup Pemelajaran Sastra

Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa & Sastra Indonesia di SMA & MA terdiri atas dua aspek, yaitu aspek kemampuan berbahasa & bersastra. Masing-masing terdiri atas sub aspek mendengarkan, berbicara, membaca, & menulis.

    1. Mendengarkan

Mendengarkan, memahami, & mengapresiasikan ragam karya sastra (puisi, prosa, drama) baik karya asli maupun saduran/terjemahan sesuai dgn tingkat kemampuan siswa.

    1. Berbicara

Membahas & mendiskusikan ragam karya sastra di atas sesuai dgn isi & konteks lingkungan & budaya.

    1. Membaca

Membaca & memahami berbagai jenis & ragam karya sastra beserta mampu melakukan apresiasi secara tepat.

    1. Menulis

Mengapresiasikan karya sastra yg diminati (puisi, prosa, drama) dalam bentuk karya tulis yg kreatif, beserta dapat menulis kritik & esai sastra berdasarkan ragam sastra yg sudah dibaca.


  1. Metode & Teknik Penelitian

    1. Metode Penelitian

Penelitian ini memerlukan suatu metode agar tujuan yg diharapkan dapat tercapai. Surakhmad (1998:131) mengungkapkan bahwa metode merupakan cara utama yg dipergunakan buat mencapai suatu tujuan, cara utama tersebut disesuaikan dgn situasi penelitian.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif ialah metode yg menuturkan & memecahkan masalah yg ada, melalui suatu cara mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasikan, menganalisis & menginterprestasikan.


    1. Teknik Penelitian

      1. Teknik pengumpulan data

Teknik pengumpulan data yg digunakan adalah studi pustaka. Teknik studi pustaka adalah beroleh keterangan teoritis yg berkaitan dgn masalah penelitian baik dari buku-buku, surat kabar, majalah, buletin, & bahan-bahan lainnya yg menunjang dalam bekal penelitian.

      1. Teknik pengolahan (analisis) data

Teknik ini digunakan buat mengolah atau menganalisis data melalui kajian atau telaah pustaka. Dgn menggunakan teknik ini, masalah tokoh, & penokohan perwatakan pada novel “Olenka” karya Budi Darma dapat dipaparkan atau dideskripsikan berdasarkan teori-teori yg berkaitan dgn masalah penelitian tersebut.


  1. Sumber Data Penelitian


Menurut Suharsimi Arikunto (1997:107) yg dimaksud dgn sumber data dalam penelitian adalah subjek dari mana data dapat diperoleh.

Adapun sumber data pada penelitian ini adalah novel “Olenka” karya Budi Darma, terbitan Balai Pustaka, Jakarta, cetakan keempat, tahun 1992,dgn tebal buku 232 halaman,beserta buku-buku pustaka lainnya yg berhubungan dgn masalah penelitian.


  1. Jadwal Penelitian

Kegiatan

Waktu

Studi Pendahuluan

  1. Pengumpulan sumber pustaka

  2. Konsultasi & bimbingan rencana penentuan objek penelitian

  3. Mengkaji penelitian yg relevan sebagai perbandingan

Minggu Ke- 1, 2, 3, & 4 Januari sampai dgn Minggu ke- 1& 2 Februari 2006

Penyusunan proposal skripsi

Minggu ke- 3 Februari 2006

Pengajuan proposal skripsi kepada prodi Jurdiksatrasia FKIP Untirta

Minggu ke- 3 Februari 2006

Seminar proposal Skripsi

Minggu ke- 1 Maret 2006

Perbaikan proposal Skripsi & penyerahan proposal perbaikan kepada prodi Jurdiksatrasia FKIP

Minggu ke- 2 Maret 2006

Persiapan & bimbingan rencana penyusunan Skripsi (dalam bimbingan dosen pembimbing)

Minggu ke- 4 Maret 2006

Pengumpulan sumber pustaka & sumber data skripsi tambahan

Minggu ke- 1 April 2006

Analisis data penelitian (dalam bimbingan dosen pembimbing)

Minggu ke- 2 April 2006

Penyusunan laporan penelitian skripsi (dalam bimbingan dosen pembimbing)

Minggu ke- 3 & 4 April 2006

Penyerahan laporan penelitian skripsi kepada Prodi Jurdiksatrasia (penyelesaian penyusunan skripsi

Minggu ke- 1 Mei 2006

Ujian hasil penelitian Skripsi

Minggu ke- 3 Mei 2006

Revisi hasil ujian penelitian Skripsi & penyerahan kembali laporan penelitian skripsi (jika lulus dgn perbaikan)

Minggu ke- 4 Mei 2006


  1. Daftar Pustaka

  • Aminuddin 1987. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

  • Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta.

  • Departemen Pendidikan Nasional.2003.Kurikulum 2004.Jakarta.

  • Nurgiyantoro, Burhan. 2000. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

  • Rahmanto. B. 1988. Metode Pengajaran Bahasa. Yogyakarta: Kanisius

  • Semi, Atar. 1990. Metode Penelitian Sastra. Padang : Angkasa.

  • Suroto. 1989. Teori & Bimbingan Apresiasi Sastra Indonesia. Jakarta: Erlangga

  • Syah, Muhibbin. 2000. Psikologi Pendidikan dgn Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya

  • Tarigan, Henry Guntur. 1993. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung : Angkasa.

  • Wirawan, Sarwono Sarlito. 2000. Pengantar Umum Psikologi. Jakarta: Bulan Bintan.


  1. Kerangka Penelitian

KATA PENGANTAR

ABSTRAK

DAFTAR ISI


BAB I

PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang Masalah

    2. Kajian Yg Relevan

    3. Fokus Penelitian

    4. Pertanyaan Penelitian

    5. Tujuan Penelitian

    6. Definisi Istilah

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Apresiasi Sastra

2.2 Pengertian Novel

2.3 Unsur-unsur Intrinsik Novel

2.4 Pengertian Psikologi

2.4.1 Definisi Psikologis Secara Umum

2.4.2 Pendekatan Psikologi

2.4.3 Keunggulan Pendekatan Psikologi

2.4.4 Konsep & Kriteria

2.4.5 Metode dalam Menggunakan Pendekatan Psikologi

2.5 Kriteria Memilih Bahan Ajar

2.5.1 Tujuan Pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi

2.5.2 Ruang Lingkup Pembelajaran

2.5.3 Silabus


BAB 3

METODOLOGI PENELITIAN

    1. Metode & Teknik Penelitian

      1. Metode Penelitian

      2. Teknik Penelitian

        1. Teknik Pengumpulan Data

        2. Teknik Pengolahan Data

    2. Sumber Data Penelitian

BAB 4

PEMBAHASAN TERHADAP UNSUR PSIKOLOGI NOVEL “OLENKA” KARYA BUDI DARMA & RENCANA PEMELAJARAN SASTRA DI SMA

4.1 Kajian Unsur Psikologis Tokoh Novel “Olenka” Karya Budi Darma

4.2 Aplikasi novel “Olenka” Karya Budi Darma sebagai upaya memilih bahan pembelajaran sastra di SMA


BAB 5

SIMPULAN & SARAN

5.1 Simpulan

5.2 Saran


DAFTAR PUSTAKA

BIOGRAFI PENULIS

LAMPIRAN-LAMPIRAN




we hope Kajian Unsur Psikologi Novel “Olenka” Karya Budi Darma & Rencana Pembelajarannya di SMA are solution for your problem.

If you like this article please share on:

Archives

Categories

20HadiahLebaran aceh active Ada ada saja adsense aids anak antik Artikel Artis asma Bahasa bahasaindonesia baju band batuk bayi bekas belajar bencana Berita Berita Ringan big panel biologi bisnis bisnis online Blog Bola budidaya buku bunga burner burung cerai Cerpen chandra karya Cinta ciri cpns cuti cv daerah desain diare diet coke diet plan dinas domisili ekonomi email euro exterior fashion fat Film FISIP foke forex format FPI furniture gambar game gejala gempa geng motor geografi gigi ginjal Girlband Indonesia graver GTNM gunung gurame guru haga haki hamil harga hasil hepatitis hernia hiv Hukum hunian ibu ijin ikan indonesia Info Informasi Information Inggris Inspirational interior Internet Intertainment izin jadwal jakarta janin jantung jati Joke jokowi kamar kamarmandi kampus kantor. karyailmiah keguguran kemenag kemenkes kendala kerja kesanggupan kesenian kesepakatan keterangan kisi kkm klaim Komik Komputer kontrak kop korea lagu lamaran lambung legalisir lemari Lifestyle ligna Linux lirik Lirik Lagu Lowongan Kerja magang mahasiswa makalah Malignant Fibrous Hystiocytoma marketing Matematika mebel medan meja melahirkan menikah merk mesothelioma mesothelioma data mimisan mimpi minimalis Misteri mobil modern modul motivasi motor mp3 mual mulut mutasi Naruto news ngidam nikah nisn noah nodul nomor surat Novel novil Olah Raga Olahraga olympic opini pagar panggilan paper paspor paud pelatihan pembelian pemberitahuan pemerintah penawaran pendidikan pengantar pengertian pengesahan pengetahuan pengumuan pengumuman pengumumna Pengunduran pengurusan penyakit penyebab perjanjian perkembangan Permohonan pernyataan perpanjangan persiapan bisnis Pertanian perumahan perusahaan perut peta phones photo Pidato pilkada pimpinan pindah plpg PLS postcard pringatan Printer Tips profil Profil Boyband properti property proposal prumahan Psikologi-Psikiater (UMUM) Puisi quote Ramalan Shio rekomendasi relaas resensi resignation resmi Resume rpp ruang rumah rupa sakit sambutan Sanitasi (Penyehatan Lingkungan) Satuan Acara Penyuluhan (SAP) second sejarah sekat sekolah Selebritis seni sergur series sertifikat sinopsis Sinopsis Film Sistem Endokrin Sistem Immunologi Sistem Indera Sistem Integumen Sistem Kardiovaskuler Sistem Muskuloskeletal Sistem Neurologis Sistem Pencernaan Sistem Perkemihan Sistem Pernafasan sitemap skripsi sm3t smd sni snmptn soal Software sosial springbed starbol stnk sukhoi sumatera surabaya surat suratkuasa Surveilans Penyakit tafsir tahap Tahukah Anda? tanda tas television teraphy Tips Tips dan Tricks Seks Tips Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tips Kecantikan Tips Kesehatan Umum toko Tokoh Kesehatan top traditional tsunami tugas ucapan ujian uka un undangan undian universitas unj unm unp upi uu Video virus walisongo wanita warnet