Showing posts with label gejala. Show all posts
Showing posts with label gejala. Show all posts
Tanda Gejala dan Akibat Keguguran Hamil

Tanda Gejala dan Akibat Keguguran Hamil muda atau pertamaKeguguran dapat menjadi musibah yang menyedihkan, terutama bagi pasangan yang sedang mendambakan anak. Namun, pada umumnya wanita bisa kembali hidup normal pasca keguguran. Asalkan terjadi dengan sempurna, tanda keguguran tidak membahayakan. Calon ibu dapat kembali hamil setelah melewati satu periode menstruasi.
Tanda-tanda keguguran
Beberapa gejala keguguran antara lain:- •Pendarahan dari vagina, baik secara spontan maupun didahului oleh noda merah kecoklatan. Banyaknya darah yang keluar bervariasi dari hanya beberapa tetes sampai seperti menstruasi.
- •Sakit kram di perut bagian bawah.
- •Keluarnya cairan tanpa pendarahan atau rasa sakit, kemungkinan karena membran kandungan yang lepas.
- •Keluarnya benda padat dari vagina.
- tanda keguguran juga dapat berlangsung tanpa menimbulkan pendarahan atau rasa sakit. Janin tiba-tiba menghilang dan tanda-tanda kehamilan berhenti. Berbeda dengan kepercayaan sebagian masyarakat yang menganggap janin telah “dimakan jin”, hal tersebut bukanlah peristiwa mistis. Kemungkinan besar embrio (bakal janin) sudah meninggal namun masih melekat pada rahim sehingga diperlukan operasi (kuretase) untuk mengeluarkannya.
- Sebab-sebab tanda keguguran
- •Kelainan gen/kromosom. Sekitar 60-70% tanda keguguran terjadi karena kromosom sperma tidak sesuai dengan kromosom telur sehingga janin tidak berkembang atau berkembang tidak normal. tanda keguguran adalah cara tubuh untuk mengakhiri kehamilan yang tidak sempurna tersebut.
- •Kelainan dan infeksi kandungan. Embrio janin perlu tempat yang sesuai agar dapat berkembang. Kelainan bentuk atau infeksi pada kandungan dapat menyebabkan tanda keguguran karena embrio gagal melekat.
- •Imunitas. Sel darah ibu dapat membentuk antibodi yang mencegah perkembangan plasenta secara normal.
- •Pembukaan leher rahim. Pada usia kehamilan yang lebih lanjut, pembukaan leher rahim yang terlalu cepat (sebelum masa persalinan) dapat menyebabkan tanda keguguran.
- •Penggumpalan darah (blood clotting). Beberapa wanita hamil mengalami kelainan trombosis (penggumpalan darah) yang menghalangi pembentukan pembuluh darah plasenta.
- •Penyebab lainnya. Kelainan hormon, diabetes yang tidak terkontrol, kebiasaan merokok, minuman beralkohol dan berbagai parasit juga dapat menyebabkan tanda keguguran.
Pencegahan tanda keguguran
Sebagaimana telah disampaikan, tanda keguguran umumnya terjadi tanpa dapat dikontrol. Kekuatan rahim ibu cukup kuat untuk menahan goncangan sehingga tanda keguguran karena trauma (benturan) jarang terjadi. Juga tidak ada bukti yang menunjukkan pengaruh stress dan aktivitas seksual terhadap keguguran.Bila terdapat ancaman tanda keguguran seperti pendarahan di awal-awal kehamilan, upaya pencegahan dapat dilakukan dengan istirahat yang cukup dalam beberapa hari, mengurangi aktivitas olah raga, dan menghentikan hubungan seks dalam beberapa minggu. Pada 50% kasus, ancaman keguguran dapat diatasi sehingga tidak berlanjut.
Jika ancaman keguguran disebabkan oleh pembukaan dini leher rahim, dokter mungkin akan melakukan penjahitan untuk merapatkan kembali sampai saatnya melahirkan. Tindakan medis dan pengobatan juga diperlukan bila terdapat kelainan bentuk rahim dan leher rahim.
Ciri-Ciri Penyakit Herpes

Kalau penyakit herpes zoster ini disebabkan karena terkena virus varicella zoster.
Jadi ketika terkena penyakit herpes pertama kali orang tersbeut akan sakit cacar air. Ketika sembuh, virus ini sesungguhnya masih ada di tubuh orang tsb, tapi "tidur"/in-active. Lalu ketika suatu saat orang tsb daya tahan tubuhnya sedang menurun, stress, drop, maka virus 'tidur' tsb bisa aktif lagi, dan jadilah dia kena herpes zoster.
Sedangkan kalau penyakit herpes simplex disebabkan oleh virus HSV-1 (yang menyebabkan
infeksi oral/mulut) atau virus HSV-2 (yang menyebabkan infeksi genital). Nah, sepertinya yg dimaksud herpes simplex ini ya? Kalau kita terserang penyakit herpes virus HSV-1 ini, salah satu gejala yg timbul adalah demam, sakit kepala, hilang selera makan karena mulut seperti sariawan. Biasanya tidak butuh treatment apa-apa karena gejala penyakit herpes tsb akan membaik dalam 3-5 hari.
Penyakit GEA Pada Anak
Penyakit gea pada anak ( Gastro Enternis Akuta ) / DIARE
Penyabab diare :
Gejala-gejalanya :
Mula-mula cengeng, gelisah, suhu tubuh meningkat, nafsu makan tidak ada kemudian diare.
Mekanisme timbulnya penyakit gea pada anak/ diare :
Gangguan osmotik
Akibat terdapat makanan atau zat yang tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit ke rongga usus, isi rongga usus menjadi berlebihan, ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya, sehingga timbul penyakit gea pada anak / diare.
Gangguan sekresi
Akibat ada rangsangan tertentu ( misalnya racun ) pada dinding usus, maka akan tyerjadi peningkatan air ke rongga usus, usus penuh, sehingga terjadi penyakit gea pada anak / diare.
Gangguan mobilitas usus
Hiperperistaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan-kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare. Sebaliknya bila peristaltik menurun akan menyebabkan bakteri tumbuh berlebihan dan menjadi penyakit gea pada anak / diare.
Akibat dari penyakit gea pada anak / diare adalah dehidrasi / kekurangan cairan yang dapat bersifat :
1. Ringan, dengan tanda :
Haus
Kencing sedikit
Mulut kering
2. Sedang, dengan tanda :
Ubun-ubun besar dan cekung
Mata cowong
Tegangan kulit menurun
3. Berat pada penyakit gea pada anak/ diare, dengan tanda :
Nafas cepat
Kesadaran menurun
Tidak sadar
Pengobatan penyakit gea pada anak/ diare:
Yang paling pokok dalam mengobati penyakit gea pada anak/ diare adalah mengganti cairan yang hilang dengan cara :
Minum yang banyak cairan oralit.
Jika tidak ada oralit, beri minum larutan gula dan garam.
Segera bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat
Penyabab diare :
- Faktor infeksi, yaitu infeksi bakteri, infeksi virus, infeksi parasit.
- Faktor mal absorbsi, misalnya dalam mengabsorbsi karbohidrat, lemak, protein.
- faktor makanan, misalnya makanan yang beracun, alergi makanan.
- Faktor psikologis, misalnya rasa takut dan rasa cemas.
Gejala-gejalanya :
Mula-mula cengeng, gelisah, suhu tubuh meningkat, nafsu makan tidak ada kemudian diare.
Mekanisme timbulnya penyakit gea pada anak/ diare :
Gangguan osmotik
Akibat terdapat makanan atau zat yang tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit ke rongga usus, isi rongga usus menjadi berlebihan, ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya, sehingga timbul penyakit gea pada anak / diare.
Gangguan sekresi
Akibat ada rangsangan tertentu ( misalnya racun ) pada dinding usus, maka akan tyerjadi peningkatan air ke rongga usus, usus penuh, sehingga terjadi penyakit gea pada anak / diare.
Gangguan mobilitas usus
Hiperperistaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan-kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare. Sebaliknya bila peristaltik menurun akan menyebabkan bakteri tumbuh berlebihan dan menjadi penyakit gea pada anak / diare.
Akibat dari penyakit gea pada anak / diare adalah dehidrasi / kekurangan cairan yang dapat bersifat :
1. Ringan, dengan tanda :
Haus
Kencing sedikit
Mulut kering
2. Sedang, dengan tanda :
Ubun-ubun besar dan cekung
Mata cowong
Tegangan kulit menurun
3. Berat pada penyakit gea pada anak/ diare, dengan tanda :
Nafas cepat
Kesadaran menurun
Tidak sadar
Pengobatan penyakit gea pada anak/ diare:
Yang paling pokok dalam mengobati penyakit gea pada anak/ diare adalah mengganti cairan yang hilang dengan cara :
Minum yang banyak cairan oralit.
Jika tidak ada oralit, beri minum larutan gula dan garam.
Segera bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat
Pengertian Penyakit HIV Aids
Pengertian penyakit HIV aids, HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus dapat menyebabkan AIDS with cara menyerang sel darah putih bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun sangat ringan sekalipun.
Virus HIV menyerang sel CD4 merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.
Penyakit AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan dampak or efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS mematikan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah or menghilangnya sistem kekebalan tubuh tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.
Metode / Teknik Penularan Penyebaran Virus HIV AIDS
- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit terluka, terkena darah menstruasi pada kulit terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma Peju Pria
Contoh : Laki-laki berhubungan ba tanpa kondom or pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan ba tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
- Air Susu Ibu / ASI
Contoh : Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, lain sebagainya.
Cairan Tubuh tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ :
- Air liur / air ludah / saliva
- Feses / kotoran / tokai / bab / tinja
- Air mata
- Air keringat
- Air seni / air kencing / air pipis / urin / urine
Tambahan :
Jangan mengucilkan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban berpulang ke rahmatullah with ikhlas.
Pengertian HIV AIDS sebagai suatu penyakit menakutkan bukanlah hal baru. Pemahaman pengertian HIV AIDS ini perlu terus dimasyarakatkan terutama bagi generasi baru tumbuh. Hal ini demi mendapatkan pengertian HIV AIDS benar tanpa membuat orang-orang hidup with virus HIV AIDS ( ODHA ) merasa semakin terhina terpinggirkan sehingga mereka merasa sudah di neraka sebelum dihisab.
Eufimisme Pengertian HIV AIDS
Pada awalnya, pengertian HIV AIDS begitu mengerikan. Penyakit ini dianggap penyakit kutukan hukuman bagi orang-orang hidup tidak mengikuti aturan telah ditetapkan oleh Sang Pemilik Hidup. Tapi, semakin banyaknya orang-orang tak bersalah tak berdosa termasuk bayi-bayi merah nan lucu terjangkit penyakit virus HIV AIDS, pengertian HIV AIDS mengalami perubahan sedikit.
Walaupun tetap dianggap sebagai azab, masyarakat mulai dapat menerima segelintir penderita penyakit HIV AIDS sebagai bagian dari mereka. Pemahaman dari pengertian HIV AIDS benar juga membuat masyarakat sadar bahwa berhak menentukan orang masuk surga or tidak hanyalah Allah SWT. Manusia tidak berhak menghukum orang terkena virus HIV AIDS.
Tidak ada jaminan bahwa orang menderita HIV AIDS itu pasti masuk neraka segkan tidak terkena virus HIV AIDS, pasti masuk surga. Semakin terbukanya masyarakat akan pengertian HIV AIDS ini membuat eufemisme pengertian HIV AIDS sedikit banyak mengambil andil.
Ketika Eufimisme Pengertian HIV AID Digo
Eufemisme dipakai dalam memberikan pengertian HIV AIDS adalah sebagai cara mencari jalan tengah bagi para penghujat para penderita penyakit HIV AIDS terutama tidak berdosa.
Beban batin dialami oleh para penderita penyakit HIV AIDS akan semakin memperparah penyakit mereka. Oleh karena itulah sedapat mungkin pengertian HIV AIDS tidak melulu dianggap sebagai hukuman or azab. Bagaimanapun perasaan keluarga para penderita penyakit HIV AIDS tertular bukan karena gaya hidupnya salah, tetap harus dijaga.
Ketika seorang Tifatul Sembiring memplesetkan pengertian AIDS sebagai ‘Akibat Itunya Dipakai Sembarangan’, Melanie Subono, menulis surat terbuka menanggapi hal tersebut. Dalam suratnya Melanie mengatakan bahwa pengertian HIV AIDS tidaklah sesempit sebagaimana diplesetkan oleh sang menteri. Melanie telah melihat bagaimana banyak perawat terkena HIV AIDS bukan karena ‘itunya’ dipakai sembarangan tapi karena alat pelindung dia pakai ternyata tidak bisa melindunginya seutuhnya.
Peranan Si Sehat dalam Memberikan Pengertian HIV AIDS
Godaan orang baik itu memang merasa baik merasa mempunyai hak untuk menghakimi menghujat orang lain dianggapnya tidak baik. Tidak salah memang tapi mungkin dunia akan semakin indah bila perjuangan untuk menjadi baik dilakukan bersama-sama. Oleh karena itu, pengertian HIV AIDS boleh saja dibuat seseram mungkin tapi nada kalimatnya tetap tidak menghakimi penderita. Bukankah ketika Allah SWT masih memberi waktu bagi hamba-Nya berdosa, itu artinya sang hamba masih punya kesempatan untuk bertaubat?
Tidak ada seorang pun mau terkena penyakit belum tersembuhkan ini. Pasti akan ada goncangan sebelum akhirnya menerima kenyataan pahit terkena virus HIV AIDS. sehat, janganlah menambah beban si sakit. Si sakit belum tentu tahu dari mana dia tertular. Apalagi kalau selama ini kehidupannya normal-normal saja. Lain bagi si sakit masuk ke dalam golongan rentan, dia pasti sadar mungkin juga lebih menerima kenyataan. Sekali lagi, kita sehat ini mungkin juga lebih berdosa dari para penderita HIV AIDS tersebut, hendaknya lebih berempatilah dalam memberikan pemahaman pengertian HIV AIDS kepada orang lain.
The human immunodeficiency virus (HIV) is a pathogen so wily and protean that researchers rarely talk about curing infected patients, focusing instead on treatment and prevention. But in an announcement that caused a flutter of excitement and a wave of prudent skepticism, Berlin-based hematologist Gero Huetter claimed on Thursday that he has cured an HIV infection in a 42-year-old man through a bone-marrow transplant.
The patient, a U.S. citizen living in Germany, was suffering from advanced leukemia and HIV two years ago when Huetter treated the cancer with a bone-marrow transplant at Berlin's Charité hospital. As a side experiment, he inserted the bone marrow of a donor naturally resistant to HIV, the virus that causes AIDS. (Researchers have long known that about 1% of Europeans carry a genetic mutation that makes their cells resistant to HIV infection.) Bone marrow produces the cells that HIV attacks. So, the thinking went, inserting marrow that produces HIV-resistant cells might endow the patient with a means to repel the infection. Twenty months after the transplant, Huetter says, the man shows no signs of carrying the virus.
Is this a viable cure for HIV? Not by a long shot. Even Huetter says bone-marrow transplants, which kill about a third of patients, are so gerous that "they can't be justified ethically" in anything other than desperate situations like late-stage leukemia. Nor is it clear that Huetter's claim to have cured his patient is yet justified. HIV has a frustrating ability to hide in hard-to-detect "reservoir" cells in various parts of the body. Current antiviral drugs, for example, can lower a patient's "viral load" to the point that HIV is undetectable in his or her bloodstream. But as soon as such patients are taken off antivirals, the virus comes storming back.
Virus HIV menyerang sel CD4 merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.
Penyakit AIDS
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan dampak or efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS mematikan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah or menghilangnya sistem kekebalan tubuh tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih banyak dirusak oleh Virus HIV.
Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.
Metode / Teknik Penularan Penyebaran Virus HIV AIDS
- Darah
Contoh : Tranfusi darah, terkena darah hiv+ pada kulit terluka, terkena darah menstruasi pada kulit terluka, jarum suntik, dsb
- Cairan Semen, Air Mani, Sperma Peju Pria
Contoh : Laki-laki berhubungan ba tanpa kondom or pengaman lainnya, oral seks, dsb.
- Cairan Vagina pada Perempuan
Contoh : Wanita berhubungan ba tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
- Air Susu Ibu / ASI
Contoh : Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, lain sebagainya.
Cairan Tubuh tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ :
- Air liur / air ludah / saliva
- Feses / kotoran / tokai / bab / tinja
- Air mata
- Air keringat
- Air seni / air kencing / air pipis / urin / urine
Tambahan :
Jangan mengucilkan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban berpulang ke rahmatullah with ikhlas.
Pengertian HIV AIDS sebagai suatu penyakit menakutkan bukanlah hal baru. Pemahaman pengertian HIV AIDS ini perlu terus dimasyarakatkan terutama bagi generasi baru tumbuh. Hal ini demi mendapatkan pengertian HIV AIDS benar tanpa membuat orang-orang hidup with virus HIV AIDS ( ODHA ) merasa semakin terhina terpinggirkan sehingga mereka merasa sudah di neraka sebelum dihisab.
Eufimisme Pengertian HIV AIDS
Pada awalnya, pengertian HIV AIDS begitu mengerikan. Penyakit ini dianggap penyakit kutukan hukuman bagi orang-orang hidup tidak mengikuti aturan telah ditetapkan oleh Sang Pemilik Hidup. Tapi, semakin banyaknya orang-orang tak bersalah tak berdosa termasuk bayi-bayi merah nan lucu terjangkit penyakit virus HIV AIDS, pengertian HIV AIDS mengalami perubahan sedikit.
Walaupun tetap dianggap sebagai azab, masyarakat mulai dapat menerima segelintir penderita penyakit HIV AIDS sebagai bagian dari mereka. Pemahaman dari pengertian HIV AIDS benar juga membuat masyarakat sadar bahwa berhak menentukan orang masuk surga or tidak hanyalah Allah SWT. Manusia tidak berhak menghukum orang terkena virus HIV AIDS.
Tidak ada jaminan bahwa orang menderita HIV AIDS itu pasti masuk neraka segkan tidak terkena virus HIV AIDS, pasti masuk surga. Semakin terbukanya masyarakat akan pengertian HIV AIDS ini membuat eufemisme pengertian HIV AIDS sedikit banyak mengambil andil.
Ketika Eufimisme Pengertian HIV AID Digo
Eufemisme dipakai dalam memberikan pengertian HIV AIDS adalah sebagai cara mencari jalan tengah bagi para penghujat para penderita penyakit HIV AIDS terutama tidak berdosa.
Beban batin dialami oleh para penderita penyakit HIV AIDS akan semakin memperparah penyakit mereka. Oleh karena itulah sedapat mungkin pengertian HIV AIDS tidak melulu dianggap sebagai hukuman or azab. Bagaimanapun perasaan keluarga para penderita penyakit HIV AIDS tertular bukan karena gaya hidupnya salah, tetap harus dijaga.
Ketika seorang Tifatul Sembiring memplesetkan pengertian AIDS sebagai ‘Akibat Itunya Dipakai Sembarangan’, Melanie Subono, menulis surat terbuka menanggapi hal tersebut. Dalam suratnya Melanie mengatakan bahwa pengertian HIV AIDS tidaklah sesempit sebagaimana diplesetkan oleh sang menteri. Melanie telah melihat bagaimana banyak perawat terkena HIV AIDS bukan karena ‘itunya’ dipakai sembarangan tapi karena alat pelindung dia pakai ternyata tidak bisa melindunginya seutuhnya.
Peranan Si Sehat dalam Memberikan Pengertian HIV AIDS
Godaan orang baik itu memang merasa baik merasa mempunyai hak untuk menghakimi menghujat orang lain dianggapnya tidak baik. Tidak salah memang tapi mungkin dunia akan semakin indah bila perjuangan untuk menjadi baik dilakukan bersama-sama. Oleh karena itu, pengertian HIV AIDS boleh saja dibuat seseram mungkin tapi nada kalimatnya tetap tidak menghakimi penderita. Bukankah ketika Allah SWT masih memberi waktu bagi hamba-Nya berdosa, itu artinya sang hamba masih punya kesempatan untuk bertaubat?
Tidak ada seorang pun mau terkena penyakit belum tersembuhkan ini. Pasti akan ada goncangan sebelum akhirnya menerima kenyataan pahit terkena virus HIV AIDS. sehat, janganlah menambah beban si sakit. Si sakit belum tentu tahu dari mana dia tertular. Apalagi kalau selama ini kehidupannya normal-normal saja. Lain bagi si sakit masuk ke dalam golongan rentan, dia pasti sadar mungkin juga lebih menerima kenyataan. Sekali lagi, kita sehat ini mungkin juga lebih berdosa dari para penderita HIV AIDS tersebut, hendaknya lebih berempatilah dalam memberikan pemahaman pengertian HIV AIDS kepada orang lain.
The human immunodeficiency virus (HIV) is a pathogen so wily and protean that researchers rarely talk about curing infected patients, focusing instead on treatment and prevention. But in an announcement that caused a flutter of excitement and a wave of prudent skepticism, Berlin-based hematologist Gero Huetter claimed on Thursday that he has cured an HIV infection in a 42-year-old man through a bone-marrow transplant.
The patient, a U.S. citizen living in Germany, was suffering from advanced leukemia and HIV two years ago when Huetter treated the cancer with a bone-marrow transplant at Berlin's Charité hospital. As a side experiment, he inserted the bone marrow of a donor naturally resistant to HIV, the virus that causes AIDS. (Researchers have long known that about 1% of Europeans carry a genetic mutation that makes their cells resistant to HIV infection.) Bone marrow produces the cells that HIV attacks. So, the thinking went, inserting marrow that produces HIV-resistant cells might endow the patient with a means to repel the infection. Twenty months after the transplant, Huetter says, the man shows no signs of carrying the virus.
Is this a viable cure for HIV? Not by a long shot. Even Huetter says bone-marrow transplants, which kill about a third of patients, are so gerous that "they can't be justified ethically" in anything other than desperate situations like late-stage leukemia. Nor is it clear that Huetter's claim to have cured his patient is yet justified. HIV has a frustrating ability to hide in hard-to-detect "reservoir" cells in various parts of the body. Current antiviral drugs, for example, can lower a patient's "viral load" to the point that HIV is undetectable in his or her bloodstream. But as soon as such patients are taken off antivirals, the virus comes storming back.
Gejala Penyakit Hepatitis
Fase awal, penyakit hepatitis belum merasakan gejala spesifik. Keluhan umum dirasakan adalah muntah, mual, lemas, tidak nafsu makan, mudah lelah, stamina menurun and kebutuhan akan tidur meningkat. Nafsu makan buruk and nyeri ulu hati sering dijumpai pada hepatitis akut ato hepatitis kronis telah berkembang menjadi sirosis (cirrhosis). Gejala-gejala tersebut di atas juga biasa disertai dengan demam.
Gejala fisik mudah terlihat adalah urine berwarna gelap, feses berwarna putih, seandgkan kuku, kulit and bagian putih mata berwarna kuning. Perut bagian atas membesar and penurunan berat badan juga biasa dialami penderita penyakit hepatitis.
Description of
hepatitis disease commonly known as jaundice. Actually hepatitis is an inflammation of the liver (liver) caused by various factors. Factors that cause hepatitis or jaundice, among others, is a viral infection, metabolic disorders, alcohol consumption, autoimmune diseases, results complications from other diseases, side effects from the consumption of drugs and the presence of parasites in the liver (liver),
Symptoms of
One symptoms of hepatitis (hepatitis symptoms) is the emergence of the yellow color of the skin, nails and the whites of the eyes.
Therapy
usual medical therapy Medical therapy is commonly given to patients with hepatitis among other diseases, bed rest, eating
Penyakit Hepatitis
Penyakit Hepatitis adalah penyakit disebabkan oleh beberapa jenis virus menyerang and menyebabkan peraandgan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F and G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B and hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B and C.
Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis ringan and jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita penularannya melalui makanan and minuman terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual ato melalui darah. Sebagai contoh, ikan ato kerang berasal dari kawasan air dicemari oleh kotoran manusia penderita.
Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda and gejala terserang penyakit Hepatitis
A.
1. Gejala Hepatitis APada minggu pertama, individu dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing and kencing berwarna hitam pekat. Demam terjadi adalah demam terus menerus, tidak seperti demam lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.
2. Penanganan and Pengobatan Hepatitis APenderita menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya disebut penyakit kuning, letih and sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam and pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh and nafsu makan serta obat-obatan mengurangi rasa mual and muntah.
Seandgkah langkah-langkah dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, and suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang berada disekitar penderita.
Penyakit Hepatitis B
Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) menyerang hati and menyebabkan peraandgan hati akut ato menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis and akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh ato kontak dengan darah dari orang terinfeksi Hepatitis
B.
Adapun beberapa hal menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.
1. Gejala Hepatitis BSecara khusus tanda and gejala terserangnya hepatitis B akut adalah demam, sakit perut and kuning (terutama pada area mata putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.
2. Penanganan and Pengobatan Hepatitis BPenderita diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) and secara injeksi. a. Pengobatan oral terkenal adalah ; - Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter. - Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.- Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual and terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan and kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.
b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;Pemberian suntikan Microsphere mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu ato lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih and sedikit menimbulkan demam hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.
Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat and dokter) and mereka berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.
Penyakit Hepatitis C
Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kaandg tidak menampakkan gejala jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati and terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis and secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.
1. Gejala Hepatitis CPenderita Hepatitis C sering kali orang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap and Kulit ato mata menjadi kuning disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkaandg enzyme hati fluktuasi bahkan normal.
2. Penanganan and Pengobatan Hepatitis CSaat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa and Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan memburuk and stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.
Gejala fisik mudah terlihat adalah urine berwarna gelap, feses berwarna putih, seandgkan kuku, kulit and bagian putih mata berwarna kuning. Perut bagian atas membesar and penurunan berat badan juga biasa dialami penderita penyakit hepatitis.
Description of
hepatitis disease commonly known as jaundice. Actually hepatitis is an inflammation of the liver (liver) caused by various factors. Factors that cause hepatitis or jaundice, among others, is a viral infection, metabolic disorders, alcohol consumption, autoimmune diseases, results complications from other diseases, side effects from the consumption of drugs and the presence of parasites in the liver (liver),
Symptoms of
One symptoms of hepatitis (hepatitis symptoms) is the emergence of the yellow color of the skin, nails and the whites of the eyes.
Therapy
usual medical therapy Medical therapy is commonly given to patients with hepatitis among other diseases, bed rest, eating
Penyakit Hepatitis
Penyakit Hepatitis adalah penyakit disebabkan oleh beberapa jenis virus menyerang and menyebabkan peraandgan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A,B,C,D,E,F and G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B and hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A,B and C.
Penyakit Hepatitis A
Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis ringan and jarang sekali menyebabkan kematian, Virus hepatitis A (VHA=Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita penularannya melalui makanan and minuman terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual ato melalui darah. Sebagai contoh, ikan ato kerang berasal dari kawasan air dicemari oleh kotoran manusia penderita.
Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda and gejala terserang penyakit Hepatitis
A.
1. Gejala Hepatitis APada minggu pertama, individu dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing and kencing berwarna hitam pekat. Demam terjadi adalah demam terus menerus, tidak seperti demam lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.
2. Penanganan and Pengobatan Hepatitis APenderita menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya disebut penyakit kuning, letih and sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam and pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh and nafsu makan serta obat-obatan mengurangi rasa mual and muntah.
Seandgkah langkah-langkah dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, and suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang berada disekitar penderita.
Penyakit Hepatitis B
Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) menyerang hati and menyebabkan peraandgan hati akut ato menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis and akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh ato kontak dengan darah dari orang terinfeksi Hepatitis
B.
Adapun beberapa hal menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.
1. Gejala Hepatitis BSecara khusus tanda and gejala terserangnya hepatitis B akut adalah demam, sakit perut and kuning (terutama pada area mata putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.
2. Penanganan and Pengobatan Hepatitis BPenderita diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B, yaitu pengobatan telan (oral) and secara injeksi. a. Pengobatan oral terkenal adalah ; - Pemberian obat Lamivudine dari kelompok nukleosida analog, dikenal dengan nama 3TC. Obat ini digunakan bagi dewasa maupun anak-anak, Pemakaian obat ini cenderung meningkatkan enzyme hati (ALT) untuk itu penderita akan mendapat monitor bersinambungan dari dokter. - Pemberian obat Adefovir dipivoxil (Hepsera). Pemberian secara oral akan lebih efektif, tetapi pemberian dengan dosis tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.- Pemberian obat Baraclude (Entecavir). Obat ini diberikan pada penderita Hepatitis B kronik, efek samping dari pemakaian obat ini adalah sakit kepala, pusing, letih, mual and terjadi peningkatan enzyme hati. Tingkat keoptimalan and kestabilan pemberian obat ini belum dikatakan stabil.
b. Pengobatan dengan injeksi/suntikan adalah ;Pemberian suntikan Microsphere mengandung partikel radioaktif pemancar sinar ß akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Injeksi Alfa Interferon (dengan nama cabang INTRON A, INFERGEN, ROFERON) diberikan secara subcutan dengan skala pemberian 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu ato lebih. Efek samping pemberian obat ini adalah depresi, terutama pada penderita memilki riwayat depresi sebelumnya. Efek lainnya adalah terasa sakit pada otot-otot, cepat letih and sedikit menimbulkan demam hal ini dapat dihilangkan dengan pemberian paracetamol.
Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat and dokter) and mereka berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.
Penyakit Hepatitis C
Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kaandg tidak menampakkan gejala jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati and terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis and secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.
1. Gejala Hepatitis CPenderita Hepatitis C sering kali orang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala samar diantaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap and Kulit ato mata menjadi kuning disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkaandg enzyme hati fluktuasi bahkan normal.
2. Penanganan and Pengobatan Hepatitis CSaat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti Interferon alfa, Pegylated interferon alfa and Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan memburuk and stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.
Ciri gejala awal kehamilan wanita
Hamil merupakan suatu anugerah yang ditunggu-tunggu pasangan/ pengantin baru, kehamilan akan merubah suasana rumah menjadi lebih bahagia dan romantisnya seorang suami. Namun kehamilan bisa juga tidak diharapkan khusunya bagi kehamilan terlarang, atau karena perzinaan.
Diharapkan atau tidak, seorang wanita dan seorang suami perlu mengetahui ciri dan gejala kehamilan itu, agar dapat dilakukan tindakan-tindakan yang tepat saat terjadi kehamilan. sebab banyak hal yang harus dipersiapkan ketika kita mengetahui seorang isteri hamil, seperti; baju yang baik untuk wanita hamil yang bekerja ataupun hanya seorang ibu rumah tangga, bahkan makanan untuk ibu hamil haruslah disesuaikan agar memiliki nilai gizi yang tepat untuk ibu dan janinnya.
Diharapkan atau tidak, seorang wanita dan seorang suami perlu mengetahui ciri dan gejala kehamilan itu, agar dapat dilakukan tindakan-tindakan yang tepat saat terjadi kehamilan. sebab banyak hal yang harus dipersiapkan ketika kita mengetahui seorang isteri hamil, seperti; baju yang baik untuk wanita hamil yang bekerja ataupun hanya seorang ibu rumah tangga, bahkan makanan untuk ibu hamil haruslah disesuaikan agar memiliki nilai gizi yang tepat untuk ibu dan janinnya.
Ciri Gejala Hamil
Beberapa hal yang perlu diketahui saat wanita mulai mengalami kehamilan, terutama gejala hamil ini, adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
- Terjadi pengeransan pembesaran pada puting payudara, atau kadang terasa nyeri
- Pada awal kehamilan akan sering muncul flek-flek darah namun jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan haid.
- Terlambat datang bulan, biasanya lebih dari seminggu.
- Di awal kehamilan juga wanita akan merasa sering mual, tanpa sebab tertentu.
- Badan wanita hamil dikala bangun tidur mudah pegal-pegal.
- Timbul sifat pemalas pada ibu yang baru saja hamil. malas ini lain daripada biasanya.
Bila gejala-gejala tersebut diatas sudah terlihat, maka sebaiknya seorang suami bersegera bebenah diri, lebih memahami kemauan ibu hamil. suami diharapkan lebih bersabar, karena wanita hamil kebanyakan akan memilki sifat malas yang agak berlebihan. Mulailah merancang keuangan terutama untuk membeli baju hamil, makanan untuk istri yang sedang mengandung, serta juga mensiapkan uang untuk keperluan persalinan.
Istri juga sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan, tentang apa saja yang sebaiknya dilakukan. serta meminta obat yang tepat untuk mengurangi rasa mual yang berlebihan. agar kesehatan ibu hamil dan janinnya lebih baik.
demikian salam buat semua.
Gejala Penyakit Tukak Lambung
Tukak lambung adalah penyakit dalam, jadi bila anda ingin ke dokter sebaiknya menghubungi dokter spesialis penyakit dalam (internist). Gejala awal dari penyakit tukak lambung dapat dirasakan di perut bagian atas (posisi lambung) akan terasa perih ini terutama trjadi ketika seseorang merasa lapar. Bila dia makan maka perih itu juga berangsur hilang, gejala berikutnya adanya flek darah ketika muntah.. ini bila tukak lambungnya sudah pada stadium menengah.
Penyebab tukak lambung adalah bakteri, selain itu tukak lambung ini juga dipicu oleh seringnya seseorang meminum obat anti nyeri. Karena penyebab tukak lambung itu bakteri maka penyakit tukak lambung bukanlah penyakit turunan, jadi dia dapat disembuhkan secara total dengan meminum antibiotik yang sesuai (konsultasikan dengan dokter).
Sudah dari jaman dahulu kala tukak lambung ini ada pada manusia, jadi sebarang tentu obat alami untuk tukak lambung ini juga ada, obat tradisionalnya namanya raru gadong, raru gadong ini sudah diteliti secara laboratorium mengandung antibiotik alami yang sangat ampuh. Raru gadong dapat mengisolasi perkebangan bakteri, jadi selama bakteri itu tidak berkembang maka dia tidak akan beregenerasi. setelah bakteri itu mati secara alamiah maka tukak lambung juga sembuh.
Untuk mendapatkan raru gadong anda dapat mengubungi kami melalui email kami
sebagai referensi tentang penelitian raru gadong lihat di sini
Penyebab tukak lambung adalah bakteri, selain itu tukak lambung ini juga dipicu oleh seringnya seseorang meminum obat anti nyeri. Karena penyebab tukak lambung itu bakteri maka penyakit tukak lambung bukanlah penyakit turunan, jadi dia dapat disembuhkan secara total dengan meminum antibiotik yang sesuai (konsultasikan dengan dokter).
obat alami tukak lambung
Sudah dari jaman dahulu kala tukak lambung ini ada pada manusia, jadi sebarang tentu obat alami untuk tukak lambung ini juga ada, obat tradisionalnya namanya raru gadong, raru gadong ini sudah diteliti secara laboratorium mengandung antibiotik alami yang sangat ampuh. Raru gadong dapat mengisolasi perkebangan bakteri, jadi selama bakteri itu tidak berkembang maka dia tidak akan beregenerasi. setelah bakteri itu mati secara alamiah maka tukak lambung juga sembuh.
Untuk mendapatkan raru gadong anda dapat mengubungi kami melalui email kami
sebagai referensi tentang penelitian raru gadong lihat di sini