Showing posts with label bayi. Show all posts
Showing posts with label bayi. Show all posts
Video Perkembangan Bayi Dari Minggu Ke Bulan
Video Perkembangan Bayi sebaiknya diamati dari minggu ke bulan agar terlihat jelas perkembangan janin bayi, di bawah ini ada video perkembangan bayi yang bisa didownload menggunakan IDM tentunya, atau bisa juga langsung ditonton secara online.
Video diatas merupakan perkembangan janin di dalam rahim ibu. jika yang anda maksud adalah video perkembangan balita maka silahkan lihat dibawah ini.
Video diatas merupakan perkembangan janin di dalam rahim ibu. jika yang anda maksud adalah video perkembangan balita maka silahkan lihat dibawah ini.
Tabel Perkembangan Janin Bayi 2012
Berikut ini merupakan tabel perkembangan bayi mulai dari umur 1 bulan hingga 5 tahun, ini sering juga disebut dengan tabel perkembangan balita. silahkan copy tabel ini dan paste ke word, sebaiknya seorang ibu memiliki tabel ini sekedar sebagai acuan dalam mengawasi perkembangan balita mereka. 2012
Umur | Gerakan Kasar | Gerakan Halus | Komunikasi | Sosial & Kemandirian |
|---|---|---|---|---|
1 bln | Tangan & kaki bergerak aktif | Kepala menoleh ke samping kanan-kiri | Bereaksi terhadap bunyi lonceng | Menatap wajah ibu/pengasuh |
2 bln | Mengangkat kepala ketika tengkurap | Memegang mainan | Bersuara | Tersenyum spontan |
3 bln | Kepala tegak ketika didudukkan | Tertawa / berteriak | Memandang tangannya | |
4 bln | Tengkurap-terlentang sendiri | Meraih, menggapai | ||
5 bln | Menoleh ke suara | Meraih mainan | ||
6 bln | Duduk tanpa berpegangan | Memasukkan biskuit ke mulut | ||
7 bln | Mengambil dengan tangan kanan&kiri | Bersuara ma….ma…. | ||
8 bln | Berdiri berpegangan | |||
9 bln | Menjimpit | Melambaikan tangan | ||
10 bln | Memukulkan mainan dgn kedua tangan | Bertepuk tangan | ||
11 bln | Memanggil papa mama | Menunjuk dan meminta | ||
12 bln | Berdiri tanpa berpegangan | Memasukkan mainan ke cangkir | Bermain dgn orang lain | |
15 bln | Berjalan | Mecoret-coret | Berbicara 2 kata | Meminum dari gelas |
1,5 thn | Lari, naik tangga | Menumpuk 2 mainan | Berbicara beberapa kata | Memakai sendok & menyuapi boneka |
2 thn | Menendang bola | Menumpuk 4 mainan | Menunjuk gambar | Melepas/memakai baju, menyikat gigi |
2,5 thn | Melompat | Menunjuk bagian tubuh | Mencuci & mengeringkan tangan | |
3 thn | Menggambar garis tegak | Menyebutkan warna benda | Menyebutkan nama teman | |
3,5 thn | Berdiri satu kaki | Menggambar lingkaran Menggambar tanda tambah Menggambar manusia (kepala, badan kaki) | Bercerita singkat menyebutkan penggunaan benda | Memakai baju kaos |
4 thn | Memakai baju tanpa dibantu | |||
4,5 thn | Bermain kartu (?), menyikat gigi tanpa dibantu | |||
5 thn | Menghitung mainan | Mengambil makan sendiri | ||
Label:
bayi♦
perkembangan
Perkembangan Motorik Bayi Secara Normal
Perkembangan Motorik Bayi Dengan memperdengarkan Mozart secara teratur semenjak masa kehamilan kabarnya dapat meningkatkan kemampuan motorik anak, akan banyak efek positif yang bisa didapat. Di antaranya:
- Orang tua dapat berkomunikasi dan bersambung rasa dengan anak bahkan sebelum ia dilahirkan.
- Musik ini dapat merangsang pertumbuhan otak selama masih dalam rahim dan pada awal masa kanak-kanak.
- Memberikan efek positif dalam hal persepsi emosi dan sikap sejak sebelum dilahirkan.
- Mengurangi tingkat ketegangan emosi atau nyeri fisik.
- Meningkatkan perkembangan motoriknya, termasuk lancar dan mudahnya anak merangkak, berjalan, melompat dan berlari.
- Meningkatkan kemampuan berbahasa, perbendaharaan kata, kemampuan berekspresi, dan kelancaran berkomunikasi.
- Meningkatkan kemampuan sosialnya.
- Meningkatkan keterampilan Motorik membaca, menulis, matematika, dan kemampuan untuk mengingat serta menghapal.
- Membantu anak membangun rasa percaya dirinya.
Gerakan Motorik
Pada usia 8 bulan, bayi sudah dapat mengangkat-angkat tangan. Sebulan kemudian, ia mampu melambaikan tangan serta melakukan gerakan kiss by. Sementara umur 10 bulan, kecakapannya bertambah dengan bertepuk tangan.
* Stimulus:
Saat kita ingin si kecil mengikuti suatu gerakan, sesuaikan dengan kemampuan motorik yang ia miliki. Di usia 8 bulan, umpamanya, ia bisa diminta mengikuti contoh gerakan tangan ke atas dan ke bawah. Tapi jangan mengharapnya bisa meniru gerakan bertepuk tangan karena kesanggupannya belum sampai di situ. Berikut beberapa rangsangan lain yang bisa diberikan:
Gerakkan jari jemari kita di udara untuk ditirunya. Stimulus ini berguna untuk merangsang keterampilan motorik halus anak agar ia kelak terampil dalam memegang benda-benda kecil, seperti pensil, pena, gelas, sendok-garpu, dan sebagainya.
Kala menginjak 9-10 bulan, si kecil bisa diajak melakukan gerakan “mata genit” (beri contoh dengan menyipitkan/mengedipkan mata kita). Rangsangan seperti ini juga akan bermanfaat bagi pertumbuhan saraf-saraf di bagian kelopak matanya.
Label:
bayi♦
perkembangan
Di Saat Ada Batuk Pada Bayi
Seringkah bayi Anda batuk? Jika iya, maka sangatlah bijaksana jika Anda mengetahui terlebih dahulu berbagai jenis batuk pada bayi, apa yang menyebabkannya, serta bagaimana cara mengatasi batuk pada bayi .
Bayi
Salah-salah, bisa jadi batuk pada bayi yang Anda anggap remeh, ternyata berbahaya – atau sebaliknya, batuk pada bayi yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya membuat Anda terlalu cemas berlebihan…
Asma
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Batuk pada bayi biasanya dibarengi dengan suara seperti siulan atau bersuit, biasanya berlangsung sampai lebih dari 10 hari. Batuk pada bayi jenis ini juga seringkali terjadi di malam hari, atau ketika anak atau bayi Anda lelah bermain, atau ketika si kecil terekspos pada suhu udara yang dingin, debu dan asap.
Penyakit asma adalah penyakit yang mempunyai banyak faktor penyebab, dimana yang paling sering karena faktor alergi. Faktor-faktor penyebab dan pemicu penyakit asma antara lain debu rumah dengan tungaunya, bulu binatang, asap rokok, asap obat nyamuk, dan lain-lain.
Asma juga merupakan penyakit keturunan. Bila salah satu atau kedua orang tua, kakek atau nenek anak menderita penyakit asma maka bisa diturunkan ke anak.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Asma tidak dapat disembuhkan dan obat-obatan yang ada saat ini sebenarnya hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma pada bayi dan anak Anda melalui konsultasi medis -jika asmanya masih taraf ringan- anak Anda dapat bebas dari gejala penyakit asma yang mengganggu sehingga dapat menjalani aktivitas hidup sehari-hari dengan baik.
Bronchiolitis
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Gejala pertama Bronchiolitis biasanya mirip dengan flu biasa:
1. pilek
2. batuk pada bayi ringan
3. bersin-bersin
4. demam ringan
Dalam 7 hari bisa diikuti dengan batuk pada bayi yang semakin parah yang disertai dahak serta suara nyaring seperti bersiul.
Penyebab Bronchiolitis
Bronchiolitis adalah penyakit umum yang banyak diidap oleh bayi dan anak kecil.
Berbeda dengan Bronchitis, Bronchiolitis merupakan infeksi virus yang terjadi pada saluran udara kecil pada paru-paru yang disebut bronchioles. Ketika radang, mereka akan menyembul dan terisi dengan lendir, sehingga bayi atau anak sulit bernafas.
Penyakit ini memang paling sering menyerang bayi dan anak-anak kecil dan biasanya terjadi selama 2-3 tahun pertama kehidupan mereka, dengan puncak gejala sekitar umur 3-6 bulan. Bronchiolitis juga lebih sering diderita oleh laki-laki, anak-anak yang tidak minum ASI, dan orang-orang yang tinggal di lingkungan padat penduduk.
Walaupun seringkali dianggap ringan, tapi beberapa bayi beresiko untuk terjangkit lebih parah, bahkan hingga memerlukan rawat inap. Kondisi yang menyebabkan resiko Bronchiolitis bertambah parah yaitu bila si bayi atau anak mempunyai latar belakang penyakit jantung, penyakit paru-paru, serta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit lain atau obat-obatan.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Pastikan bayi atau anak Anda banyak minum. Langkah yang bijaksana adalah memeriksakan kondisinya kepada dokter anak, karena bisa jadi bayi Anda memerlukan perawatan khusus.
Influenza/ Pilek
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Batuk pada bayi biasanya bersifat basah, tanpa ada suara siulan ataupun ritme nafas bayi yang menjadi cepat. Biasanya batuk pada bayi jenis ini terlihat pada bayi sepanjang hari,baik siang maupun malam. Gejala lain yang sering ditemui adalah hidung dan mata yang berair, bersin-bersin, serta demam ringan.
Penyebab Influenza
Penyebab flu adalah infeksi viral pada bagian hidung, tenggorokan dan saluran pernafasan utama. Batuk pada bayi yang disebabkan oleh influenza biasanya akan berakhir seiring dengan hilangnya flu, yaitu sekitar 7-10 hari. Tapi pada sebagian kasus, ada juga yang batuk pada bayi terus berlanjut hingga 2 minggu.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Pertama-tama, usahakan agar saluran pernafasan bayi Anda bersih. Soalnya, saluran pernafasan yang kotor dapat membuat batuk pada bayi tambah parah.
Untuk itu, Anda bisa menggunakan obat tetes hidung atau alat penyedot khusus, karena bayi atau anak Anda tidak bisa mengeluarkan cairan yang menyumbat hidungnya.
Jika anak Anda sudah berusia lebih dari 2 tahun, maka obat dekongestan bisa saja Anda gunakan. Jika batuk pada bayi belum hilang juga setelah 10 hari dan hidungnya masih tersumbat, sebaiknya Anda periksakan lagi ke dokter anak Anda. Bukan apa-apa, takutnya anak Anda menderita penyakit lain seperti asma, sinusitis, atau alergi.
batuk pada bayi Batuk Sesak (Croup)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Sesak
Batuk pada bayi melengking, kering, biasanya sering mulai pada pertengahan malam, suara batuk pada bayi tidak seperti batuk pada bayi biasanya, melainkan lebih seperti gonggongan anjing laut. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan.
Gejala lain… pada awalnya anak Anda mungkin demam ringan, gejala seperti sesak atau
pilek selama beberapa hari, suara menjadi serak dan berat yang terjadi sepanjang hari dan akan lebih buruk pada malam hari ketika anak atau bayi Anda menangis.
Penyebab batuk pada bayi batuk Sesak
Penyakit ini sering disebabkan oleh virus parainfluenza. Kadang-kadang oleh virus respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.
Biasanya penyakit ini tidak memperlihatkan gejala demam. Kerongkongan dan tenggorokan akan membengkak sehingga salurannya menyempit. Banykan ditemui pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Sesak
Dalam kebanyakan kasus, langkah-langkah perawatan sendiri di rumah dapat mempercepat pemulihan anak Anda,sehingga perawatan lebih intensif jarang diperlukan. Sementara itu, anak Anda akan tetap nyaman dengan beberapa langkah sederhana:
1. Hadapi batuk pada bayi dengan tenang dan buat anak Anda tenang. Ajak ia duduk, membaca buku atau bermain dengan permainan yang tidak melelahkan. Menangis hanya membuatnya lebih sulit bernafas.
2. Melembabkan udara. Gunakan humidifier di kamar tidur anak Anda atau bawa anak Anda untuk bernafas dalam udara lembab di kamar mandi yang beruap hangat selama 10 menit.
3. Buatlah suasana segar dan sejuk. Terkadang bernafas dengan udara segar dan sejuk bisa membantu mengatasi sesak. Bukalah jendela atau hidupkan alat pelembab ruangan. Jika udara di luar rumah lebih dingin, bungkuslah anak Anda dalam selimut dan berjalanlah di luar selama beberapa menit.
4. Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus. Duduk tegak dapat membuatnya bernafas lebih mudah.
5. Tawarkan minuman. Untuk bayi, Anda bisa memberikan ASI atau formula yang biasa diminumnya. Untuk anak-anak, sup atau buah dingin segar dapat membantu.
6. Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidur dapat membantu anak Anda melawan infeksi.
7. Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.
Anda harus segera mencari bantuan medis jika batuk pada bayi Anda:
1. Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya.
2. Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen.
3. Tampaknya sangat gelisah.
4. Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Gejala Batuk Akibat GERD
Batuk pada bayi berbunyi seperti decitan dan bersifat garing. Biasanya terjadi setelah si kecil makan dan sekali batuk, bayi atau anak Anda akan sulit berhenti. Batuk pada bayi inipun akan bertambah parah jika si kecil berbaring.
Jika bayi Anda menderita GERD, maka dia akan rewel dan bisa sesekali muntah.
Penyebab Batuk Akibat GERD
GERD (gastroesophageal reflux disease) sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pita otot yang berada di antara esophagus dan perut. Ini selanjutnya akan membuat cairan yang seharusnya masuk ke dalam perut, malah mengalir kembali ke atas. Bahkan terkadang cairan ini bisa masuk ke paru-paru anak Anda dan menimbulkan batuk pada bayi yang kronis.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Akibat GERD
1. Dudukkan bayi atau anak Anda selama sekitar 30 menit setiap kali sesudah makan.
2. Tinggikan bantalnya ketika ia tidur.
3. Untuk anak-anak, sebaiknya mereka berhenti dulu mengkonsumsi makanan seperti soda, coklat, permen, jeruk dan tomat.
4. Jika penyakitnya berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, segera bawa ke dokter.
Batuk Kering (Pertussis)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Kering
batuk pada bayi kering dan sangat panjang. Ketika si kecil batuk, dalam sekali nafas ia bisa batuk pada bayi lebih dari 20 kali. Dan ketika ia menarik nafas, biasanya Anda bisa mendengar suara melengking tinggi.
Sebelum batuk pada bayi parah, biasanya anak Anda akan menampakkan gejala-gejala flu, tapi tanpa disertai demam.
Penyebab batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang sangat mudah menyebar, yang menyerang tenggorokan serta paru-paru.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini biasanya diobati menggunakan antibiotik. Hubungi dokter Anda. Terkadang, bayi Anda juga harus dirawat untuk menyedot cairan yang menyumbat tenggorokannya. Pada banyak kasus, batuk pada bayi ini bisa berlangsung hingga bermingu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Bayi
Salah-salah, bisa jadi batuk pada bayi yang Anda anggap remeh, ternyata berbahaya – atau sebaliknya, batuk pada bayi yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya membuat Anda terlalu cemas berlebihan…
Asma
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Batuk pada bayi biasanya dibarengi dengan suara seperti siulan atau bersuit, biasanya berlangsung sampai lebih dari 10 hari. Batuk pada bayi jenis ini juga seringkali terjadi di malam hari, atau ketika anak atau bayi Anda lelah bermain, atau ketika si kecil terekspos pada suhu udara yang dingin, debu dan asap.
Penyakit asma adalah penyakit yang mempunyai banyak faktor penyebab, dimana yang paling sering karena faktor alergi. Faktor-faktor penyebab dan pemicu penyakit asma antara lain debu rumah dengan tungaunya, bulu binatang, asap rokok, asap obat nyamuk, dan lain-lain.
Asma juga merupakan penyakit keturunan. Bila salah satu atau kedua orang tua, kakek atau nenek anak menderita penyakit asma maka bisa diturunkan ke anak.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Asma tidak dapat disembuhkan dan obat-obatan yang ada saat ini sebenarnya hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma pada bayi dan anak Anda melalui konsultasi medis -jika asmanya masih taraf ringan- anak Anda dapat bebas dari gejala penyakit asma yang mengganggu sehingga dapat menjalani aktivitas hidup sehari-hari dengan baik.
Bronchiolitis
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Gejala pertama Bronchiolitis biasanya mirip dengan flu biasa:
1. pilek
2. batuk pada bayi ringan
3. bersin-bersin
4. demam ringan
Dalam 7 hari bisa diikuti dengan batuk pada bayi yang semakin parah yang disertai dahak serta suara nyaring seperti bersiul.
Penyebab Bronchiolitis
Bronchiolitis adalah penyakit umum yang banyak diidap oleh bayi dan anak kecil.
Berbeda dengan Bronchitis, Bronchiolitis merupakan infeksi virus yang terjadi pada saluran udara kecil pada paru-paru yang disebut bronchioles. Ketika radang, mereka akan menyembul dan terisi dengan lendir, sehingga bayi atau anak sulit bernafas.
Penyakit ini memang paling sering menyerang bayi dan anak-anak kecil dan biasanya terjadi selama 2-3 tahun pertama kehidupan mereka, dengan puncak gejala sekitar umur 3-6 bulan. Bronchiolitis juga lebih sering diderita oleh laki-laki, anak-anak yang tidak minum ASI, dan orang-orang yang tinggal di lingkungan padat penduduk.
Walaupun seringkali dianggap ringan, tapi beberapa bayi beresiko untuk terjangkit lebih parah, bahkan hingga memerlukan rawat inap. Kondisi yang menyebabkan resiko Bronchiolitis bertambah parah yaitu bila si bayi atau anak mempunyai latar belakang penyakit jantung, penyakit paru-paru, serta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit lain atau obat-obatan.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Pastikan bayi atau anak Anda banyak minum. Langkah yang bijaksana adalah memeriksakan kondisinya kepada dokter anak, karena bisa jadi bayi Anda memerlukan perawatan khusus.
Influenza/ Pilek
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Batuk pada bayi biasanya bersifat basah, tanpa ada suara siulan ataupun ritme nafas bayi yang menjadi cepat. Biasanya batuk pada bayi jenis ini terlihat pada bayi sepanjang hari,baik siang maupun malam. Gejala lain yang sering ditemui adalah hidung dan mata yang berair, bersin-bersin, serta demam ringan.
Penyebab Influenza
Penyebab flu adalah infeksi viral pada bagian hidung, tenggorokan dan saluran pernafasan utama. Batuk pada bayi yang disebabkan oleh influenza biasanya akan berakhir seiring dengan hilangnya flu, yaitu sekitar 7-10 hari. Tapi pada sebagian kasus, ada juga yang batuk pada bayi terus berlanjut hingga 2 minggu.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Pertama-tama, usahakan agar saluran pernafasan bayi Anda bersih. Soalnya, saluran pernafasan yang kotor dapat membuat batuk pada bayi tambah parah.
Untuk itu, Anda bisa menggunakan obat tetes hidung atau alat penyedot khusus, karena bayi atau anak Anda tidak bisa mengeluarkan cairan yang menyumbat hidungnya.
Jika anak Anda sudah berusia lebih dari 2 tahun, maka obat dekongestan bisa saja Anda gunakan. Jika batuk pada bayi belum hilang juga setelah 10 hari dan hidungnya masih tersumbat, sebaiknya Anda periksakan lagi ke dokter anak Anda. Bukan apa-apa, takutnya anak Anda menderita penyakit lain seperti asma, sinusitis, atau alergi.
batuk pada bayi Batuk Sesak (Croup)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Sesak
Batuk pada bayi melengking, kering, biasanya sering mulai pada pertengahan malam, suara batuk pada bayi tidak seperti batuk pada bayi biasanya, melainkan lebih seperti gonggongan anjing laut. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan.
Gejala lain… pada awalnya anak Anda mungkin demam ringan, gejala seperti sesak atau
pilek selama beberapa hari, suara menjadi serak dan berat yang terjadi sepanjang hari dan akan lebih buruk pada malam hari ketika anak atau bayi Anda menangis.
Penyebab batuk pada bayi batuk Sesak
Penyakit ini sering disebabkan oleh virus parainfluenza. Kadang-kadang oleh virus respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.
Biasanya penyakit ini tidak memperlihatkan gejala demam. Kerongkongan dan tenggorokan akan membengkak sehingga salurannya menyempit. Banykan ditemui pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Sesak
Dalam kebanyakan kasus, langkah-langkah perawatan sendiri di rumah dapat mempercepat pemulihan anak Anda,sehingga perawatan lebih intensif jarang diperlukan. Sementara itu, anak Anda akan tetap nyaman dengan beberapa langkah sederhana:
1. Hadapi batuk pada bayi dengan tenang dan buat anak Anda tenang. Ajak ia duduk, membaca buku atau bermain dengan permainan yang tidak melelahkan. Menangis hanya membuatnya lebih sulit bernafas.
2. Melembabkan udara. Gunakan humidifier di kamar tidur anak Anda atau bawa anak Anda untuk bernafas dalam udara lembab di kamar mandi yang beruap hangat selama 10 menit.
3. Buatlah suasana segar dan sejuk. Terkadang bernafas dengan udara segar dan sejuk bisa membantu mengatasi sesak. Bukalah jendela atau hidupkan alat pelembab ruangan. Jika udara di luar rumah lebih dingin, bungkuslah anak Anda dalam selimut dan berjalanlah di luar selama beberapa menit.
4. Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus. Duduk tegak dapat membuatnya bernafas lebih mudah.
5. Tawarkan minuman. Untuk bayi, Anda bisa memberikan ASI atau formula yang biasa diminumnya. Untuk anak-anak, sup atau buah dingin segar dapat membantu.
6. Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidur dapat membantu anak Anda melawan infeksi.
7. Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.
Anda harus segera mencari bantuan medis jika batuk pada bayi Anda:
1. Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya.
2. Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen.
3. Tampaknya sangat gelisah.
4. Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Gejala Batuk Akibat GERD
Batuk pada bayi berbunyi seperti decitan dan bersifat garing. Biasanya terjadi setelah si kecil makan dan sekali batuk, bayi atau anak Anda akan sulit berhenti. Batuk pada bayi inipun akan bertambah parah jika si kecil berbaring.
Jika bayi Anda menderita GERD, maka dia akan rewel dan bisa sesekali muntah.
Penyebab Batuk Akibat GERD
GERD (gastroesophageal reflux disease) sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pita otot yang berada di antara esophagus dan perut. Ini selanjutnya akan membuat cairan yang seharusnya masuk ke dalam perut, malah mengalir kembali ke atas. Bahkan terkadang cairan ini bisa masuk ke paru-paru anak Anda dan menimbulkan batuk pada bayi yang kronis.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Akibat GERD
1. Dudukkan bayi atau anak Anda selama sekitar 30 menit setiap kali sesudah makan.
2. Tinggikan bantalnya ketika ia tidur.
3. Untuk anak-anak, sebaiknya mereka berhenti dulu mengkonsumsi makanan seperti soda, coklat, permen, jeruk dan tomat.
4. Jika penyakitnya berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, segera bawa ke dokter.
Batuk Kering (Pertussis)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Kering
batuk pada bayi kering dan sangat panjang. Ketika si kecil batuk, dalam sekali nafas ia bisa batuk pada bayi lebih dari 20 kali. Dan ketika ia menarik nafas, biasanya Anda bisa mendengar suara melengking tinggi.
Sebelum batuk pada bayi parah, biasanya anak Anda akan menampakkan gejala-gejala flu, tapi tanpa disertai demam.
Penyebab batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang sangat mudah menyebar, yang menyerang tenggorokan serta paru-paru.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini biasanya diobati menggunakan antibiotik. Hubungi dokter Anda. Terkadang, bayi Anda juga harus dirawat untuk menyedot cairan yang menyumbat tenggorokannya. Pada banyak kasus, batuk pada bayi ini bisa berlangsung hingga bermingu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Mengamati Perkembangan Janin Bayi
Sensasi berbeda ketika seorang ayah atau ibu melakukan pengamatan terhadap perkembangan janin bayi, apalagi bila yang diamati itu adalah bayi pertama yang akan hadir di tengah keluarga. Bagaimana betuk janin, pergerakannya, ukuran janin akan menjadi pembicaraan ketika berkumpul dengan keluarga besar.
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan pada masa perkembangan janin bayi, agar kesehatannya baik dan ibu juga selamat melahirkan. Bila kita bagi maka ada dua sisi kecukupan yakni.
kecukupan dari sisi jasmani (fisik)
kecukupan dari rohani (phsikis)
Kecukupan dari sisi fisik untuk perkembangan janin bayi:
- kecukupan gizi, seperti Protein yang merupakan pembangun utama struktur jaringan
- kecukupan Vitamin
-kecukupan mineral (kalsium dan sejenisnya) untuk memperkokoh rangka tubuh janin.
Kecukupan dari sisi phsikis perkembangan janin bayi:
- Tingkat rileks seorang ibu akan mempengaruhi phsikis janin
- Spiritual, seperti penyegaran Rohani sesuai dengan Kepercayaan
- Komunikasi dengan janin bayi
Di dalam rumah tangga bukan hanya tanggung jawab isteri dalam Perkembangan Janin Bayi namun seluruh anggota keluarga harus berusaha melkakukan dan menciptakan suasana yang relaks dalam rumah tangga itu.
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan pada masa perkembangan janin bayi, agar kesehatannya baik dan ibu juga selamat melahirkan. Bila kita bagi maka ada dua sisi kecukupan yakni.
kecukupan dari sisi jasmani (fisik)
kecukupan dari rohani (phsikis)
Kecukupan dari sisi fisik untuk perkembangan janin bayi:
- kecukupan gizi, seperti Protein yang merupakan pembangun utama struktur jaringan
- kecukupan Vitamin
-kecukupan mineral (kalsium dan sejenisnya) untuk memperkokoh rangka tubuh janin.
Kecukupan dari sisi phsikis perkembangan janin bayi:
- Tingkat rileks seorang ibu akan mempengaruhi phsikis janin
- Spiritual, seperti penyegaran Rohani sesuai dengan Kepercayaan
- Komunikasi dengan janin bayi
Di dalam rumah tangga bukan hanya tanggung jawab isteri dalam Perkembangan Janin Bayi namun seluruh anggota keluarga harus berusaha melkakukan dan menciptakan suasana yang relaks dalam rumah tangga itu.
Tahap Perkembangan Bayi
Selama tahap perkembangan bayi tahun pertama kehidupan anda, bayi bereaksi paling baik terhadap lingkungan yang hangat dan penuh kasih sayang. Menggendong bayi anda dan menanggapi tangisannya sangat penting dalam tahap perkembangan bayi membangun ikatan yang kuat dan sehat. Ingatlah, anda tidak dapat “memanjakan” seorang bayi.
Gunakan pedoman tahap perkembangan bayi ini untuk menawarkan kegiatan yang sesuai usia bayi anda. Ingat, tahap perkembangan bayi ini hanya pedoman, dan bayi sehat dapat mencapai milestone lebih lambat dibanding rata-rata. Jika bayi anda kurang berkembang dalam beberapa bidang, hubungi dokter anak anda untuk saran atau konsultasi.
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan pertama bayi biasanya:
Mengangkat kepalanya untuk sesaat
Menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan
Lebih menyukai wajah manusia dibandingkan bentuk-bentuk lain
Mengangkat tangannya ke wajah
Saat ini tahap perkembangan bayi Memiliki gerakan refleks yang kuat
Dapat fokus pada benda dalam jarak 8 – 12 inchi
Dapat menoleh kea rah suara atau bunyi yang familiar
Bereaksi terhadap bunyi keras
Berkedip bila ada cahaya terang
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan kedua bayi biasanya:
Senyum
Mengikuti benda dengan matanya
Disinilah tahap perkembangan bayi membuat suara lainnya selain nangis
Dapat mengulangi bunyi vokal seperti "ah" atau "ooh"
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan ketiga bayi biasanya:
Mengangkat kepala dan dadanya bila ditengkurapkan
Mengangkat kepala hingga 45
Menendang dan meluruskan kaki jika terlentang
Membuka dan menutup tangan
Mendorong ke bawah jika kaki ditempatkan diatas permukaan keras
MEnggapai barang-barang yang menggantung
Menggenggam dan meggoncang mainan tangan
Mengikuti benda bergerak
Mulai meniru bunyi
Mengenal benda dan orang-orang familiar, bahkan yang jauh jaraknya
Mulai mengembangkan senyum sosial
Mulai mengembangkan koordinasi tangan-mata
Tahap perkembangan bayi mendekatkan kedua tangannya
Tertarik pada pola melingkar dan spiral
Menendang kaki dengan penuh tenaga
Mengangkat kepala secara terkendali
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan keempat bayi biasanya:
Dapat tidur sekitar 6 jam pada malam hari sebelum terbangung (total tidur sekitar 14-17 jam)
Berguling (biasanya dari perut ke punggung duluan/dari tengkurap ke terlentang)
Duduk dengan bantuan
Mengangkat kepala hingga 90
Dapat mengikuti benda bergerak membentuk setengah lingkaran 180 Mengoceh dan
menghibur diri dengan bunyi baru
Bereaksi terhadap semua warna dan gradasi
Tahap perkembangan bayi dalam mengeksplor benda-benda dengan mulutnya
Mengenali botol atau payudara
Mengungkapkan rasa sakit, takut dan kesepian dan ketidaknyamanan melalui tangisan
Bereaksi terhadap bel atau mainan kerincing (rattle)
demikianlah tahap perkembangan bayi yang bisa kami sampaikan

Di tahap perkembangan bayi akhir bulan pertama bayi biasanya:
Mengangkat kepalanya untuk sesaat
Menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan
Lebih menyukai wajah manusia dibandingkan bentuk-bentuk lain
Mengangkat tangannya ke wajah
Saat ini tahap perkembangan bayi Memiliki gerakan refleks yang kuat
Dapat fokus pada benda dalam jarak 8 – 12 inchi
Dapat menoleh kea rah suara atau bunyi yang familiar
Bereaksi terhadap bunyi keras
Berkedip bila ada cahaya terang
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan kedua bayi biasanya:
Senyum
Mengikuti benda dengan matanya
Disinilah tahap perkembangan bayi membuat suara lainnya selain nangis
Dapat mengulangi bunyi vokal seperti "ah" atau "ooh"
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan ketiga bayi biasanya:
Mengangkat kepala dan dadanya bila ditengkurapkan
Mengangkat kepala hingga 45
Menendang dan meluruskan kaki jika terlentang
Membuka dan menutup tangan
Mendorong ke bawah jika kaki ditempatkan diatas permukaan keras
MEnggapai barang-barang yang menggantung
Menggenggam dan meggoncang mainan tangan
Mengikuti benda bergerak
Mulai meniru bunyi
Mengenal benda dan orang-orang familiar, bahkan yang jauh jaraknya
Mulai mengembangkan senyum sosial
Mulai mengembangkan koordinasi tangan-mata
Tahap perkembangan bayi mendekatkan kedua tangannya
Tertarik pada pola melingkar dan spiral
Menendang kaki dengan penuh tenaga
Mengangkat kepala secara terkendali
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan keempat bayi biasanya:
Dapat tidur sekitar 6 jam pada malam hari sebelum terbangung (total tidur sekitar 14-17 jam)
Berguling (biasanya dari perut ke punggung duluan/dari tengkurap ke terlentang)
Duduk dengan bantuan
Mengangkat kepala hingga 90
Dapat mengikuti benda bergerak membentuk setengah lingkaran 180 Mengoceh dan
menghibur diri dengan bunyi baru
Bereaksi terhadap semua warna dan gradasi
Tahap perkembangan bayi dalam mengeksplor benda-benda dengan mulutnya
Mengenali botol atau payudara
Mengungkapkan rasa sakit, takut dan kesepian dan ketidaknyamanan melalui tangisan
Bereaksi terhadap bel atau mainan kerincing (rattle)
demikianlah tahap perkembangan bayi yang bisa kami sampaikan