Showing posts with label Sistem Neurologis. Show all posts
Showing posts with label Sistem Neurologis. Show all posts
Encephalitis (Radang Otak)
Radang otak biasanya berada diberbagai tempat. Radang otak seperti ini bisa sembuh dgn tidak meninggalkan parut, tetapi kadang-kadang dapat menyebabkanpengkisutan. Radang seperti ini menular ke tempat berada di dekatnya melalui aliran darah dgn gejala-gejala demam, muntah-muntah, letargi, neuralhia, lumpuh, & sebagainya. Gejala seperti ini tergantung pada sarang radang di dalam otak.
Macam-macam Enchapalis :
Macam-macam Enchapalis :
- Acute disseminate Encephalitis
- Economo’s Encephalitis
- Equine Encephalitis
- Hemorrharic Encephalitis
- Encephalitis dimana jadi radang otak dgn bercak-bercak perdarahan & eksudat perivaskular.
- Herpes Encephalitis, Disebabkan oleh virus herpes ditandai oleh nekrosis hemorogik lobus temporal & frontalis.
- HIV Encephalitis
- Japanese Encephalitis, penyakit infeksi akut disebabkan oleh orbo virus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan ganguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sum-sum tulang belakang & selaput otak.
- La Crosse Encephalitis, disebabkan oleh virus La Crosse, ditularkan aedestriseriatus terutama pada anak-anak.
- Lead Encephalitis
- Post Infection Encephalitis
- Post Vaccinal Encephalitis
- St Lois Encephalitis, penyakit virus pertama kali di Illinois pada tahun 1932, biasanya ditularkan melalui nyamuk
- Letharagic Encephaliti, bentuk Encephalitis endemic ditandai dgn peningkatan kelesuan, apatis & rasa nyantuk.
- Tickborre Encephalitis
Bentuk Encephalitis epedimika biasanya disebarkan melalui gigitan sengkenit terinfeksi plavirus, kadang-kadang disertai dgn perubahan degeneratif pada orang lain.
Encephalitis Acuta Pada Anak-Anak
Penyakit seperti ini –biasanya menyerang anak berumur antara 1-4 tahun , dgn gejala pusing, tidak enak ba& & demam. Kadang-kadang disertai dgn muntah-muntah & kejang. Keadaan seperti ini berlangsung kadang-kadang dampai 3 minggu. Sesudah seperti itu demamnya hilang tetapi ia menjadi lumpuh. Biasanya angota gerak seperti itu panjang sebelah dgn lengannya lebih panjang dari tungkainya. Pergerakannya sedikit saja & tubuhnya tertinggal, reflek urat tinggi dankadang-kadang kelihatan kontraktur. Otot-otot lisut, perasaannya tidak tergangu. Kalu anak-anak seperti itu berjalan, kelihatan ia menggerakkan lengan panjang seperti itu tidak berketentuan. Anak-anak seperti itu kelak sering mendapatkan penyakit sawam. Keadaan seperti seperti ini kelihatan juga sesudah campak, scarlatina, pneumia, influenza, batuk rejan.
Encephalitis Epidemica
Pada zaman dahulu penyakit seperti ini dinamakan Encephalitis lethargica. Hama penyakit seperti ini belum diketahui, tetapi mungkin disebabkan melalui kelinci & tikus. Virus seperti ini mempunyai daya tahan sangat besar danterdapat dalam jaringan otak, liquor cerebrospinalis, dalam selaput rongga hidung & tekak serta air ludah. Virus seperti ini masuk ke dalam tubuh manusia denganmelalui selaput hidung & tekak. Penyakit dimulai dgn adanya demam, sakit pada sendi, sakit kepala. Pusing, mengigil. Setelah seperti itu timbul tanda-tkita sakit otak, salah satunya ; tagih tidur (letargi). Selain seperti itu juga terjadi ptosis (kelopak mata atas jatuh ke bawah oleh sebab terlalu panjang), pergerakan biji mata terganggu & nystagmus (matanya bergetar).
Terkadang pikiran orang tersebut kacau & gelisah.lama penyakit seperti ini sampai berbulan-bulan dankadang-kadang bertambah parah disebabkan oleh pneumia atau keadaan badanya bertambah lemah, sehingga penyakit seperti ini bisa menahun. Sesudah masa latergi maka terjadi masa parkinsonisme, dgn ciri-ciri pergerakan sedikit danlambat, badannya menyondong, hipersalivasi, penglihatan terganggu & lain-lain.
Encephalitis haemorrhagica acuta pada orang dewasa.
Penyakit seperti ini banyak dijumpai pada wabah influenza. Dgn tanda-tkita sakit kepala, pinsan, sewaktu demam tinggi serta bisa meninggal. Selain seperti itu juga pikirannya kacau, buta sebelah, tetapi hanya beberapa hari/minggu, setelah seperti itu keadaanya baik kembali.
Japanese Encephalitis
Yaseperti itu penyakit akut ygdisebabkan oleh arbovirus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan gangguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sumsum tulang & selaput otak. Penyebab penyakit seperti ini ; virus Japanese Encephalitis (Virus JE) yaseperti itu flavirus termasuk arbovirus grup B sehingga tergolong dalam virus RNA mempunyai selubung (enveloped virus) berukuran 35-40 m & dapat dibiakkan di dalam berbagai macam kultur jaringan misalnya embrio anak ayam, jaringan kelinci, tikus, manusia & kera.
Virus JE adalah penyebab penyakit zoonosis terutama menginfeksi binatang akan tetapi dapat ditularkan pada manusia. Babi adalah sumber utama penularan meskiupun kuda, sapi, kerbau, anjing & burung mungkinjuga berperan dalam penularan JE manusia.
Penyakit zoonosis sumber utamanya ; babi, ditularkan dari babi & dari babi ke manusia oleh nyamuk Culex Tritaeniorhynchus & Culex Vishraei serta nyamuk Culex Gelidus, nyamuk tersebut berkembang biak di sawah-sawah & kolam dangkal. Nyamuk seperti ini sesudah menghisap darah binatang mengandung virus akan berkembang menjadi infektif dalam waktu 9-12 hari. Di Indonesia ketika spesies nyamuk tersebut senang menghisap darah manusia di sampingdarah babi. Penyakit seperti ini teruama menyerang anak-anak usia sekolah terutama anak umur 2-5 tahun, meskipun orang dewasa juga dapat diserang.
Penyebab
Encephalitis disebabkan oleh virus berikut seperti ini :
1. virus arbo (arthropod-borne) mencakup virus equine & west niie
2. enterovirus mencakup ECHO, COMCACHIE A & B serta poliovirus.
3. Paramyxovirus (mumps)
4. Herpes virus
5. virus rabies
Gejala
1. Demam
2. Muntah-muntah
3. Enek
4. Susah tidur
5. heuralgia
6. Lumpuh
Gejala-gejala seperti ini bergantung pada sarang radang di otak (lihat hal 280-285 dari a-d (a-c)) (Buku Ilmu Penyakit).
Patologi
Hasil bedah jenasah pada penderita menderita serangan akut menunjukkan terjadinya endema difus & kongesti vaskuler dari selaput otak & jaringan otak. Selain seperti itu pada infeksi berat akan dijumpai pula petekia, pada selaput otak disertai dgn meningkatnya jumlah cairan serebrospinal meskipun warnanya tetap jernih. Perubahan khas pada JE ; terjadinya degenerasi neuron terutama pada substansi nigra, thalamus, basal nucleus, serebelum & korna anterior medulla spinalis serta korteks serebelum. Juga di serebelum akan dijumpai kerusakan sel-sel puekinye. Pada system retikula-endotel didapatkan hiperplasma dari sel-sel hati. Limpa & sel linfa.
Gambaran Klinik
Masa Inkubasi
Masa inkubasi sukar ditentukan, mungkin berlangsung antara 5-15 hari.
Perjalanan Penyakit :
Dibagi 3 stadium :
1. Stadium Prodromal
Yaseperti itu waktu berlangsung sebelum timbulnya gejala-gejala akibat gangguan pada susunan saraf pusat. Penyakit timbul dgn mendadak seperti ini selalu diawali dgn demam kemudian diikuti oleh sakit kepala berat, malaise & kekakuan serta kerap kali disertai dgn mual-mual & muntah. Stadium prodromal berlangsung antara 1 sampai 14 hari tetapi pad umumya kurang dari 6 hari
2. Stadium ensefalitis akut
Pada stadium seperti ini telah tampak tanda-tkita spesifik penting :
a. Tanda-tkita neurologis
b. Panas tinggi terus menerus sampai lebih dari 400C
c. Bradikardi relatif
d. Wajah tampak datar, dull, seperti topeng
3. Stadium akhir dgn sequelae
Pada saat keradangan menghilang, suhu ba& & hematokrit menjadi normal, stadium ketiga seperti ini dimulai.tanda-tkita neurologis dapat menetap atau membaik. Bila stadium ensefalitis berlangsung lama, maka penyebuhan berjalan lambat. Sequele sering dijumpai ; gangguan mental, emosi tidak stabil, perubahan kepribadian, & paralysis motor neuron.prognosis menjadi lebih buruk bila demam berlangsung lama, terjadi gangguan jalan nafas, kejang berulang & lama, terjadi albuminaria berat & kadar protein cairan serebbrospunal meningkat. Angka kematian berkisar antara 20-58% akibat edema paru. Bila penderita mendapatkan perawatan sangat baik, penderita dapat sembuh sempurna terhadap sequele.
Diagnosis
Diagnosis JE ditegakkan atas dasar gejala-gejala klinis didukung oleh hasil pemeriksaan laboratorium yaseperti itu :
1. Gejala-gejala Klinis
Encephalitis Acuta Pada Anak-Anak
Penyakit seperti ini –biasanya menyerang anak berumur antara 1-4 tahun , dgn gejala pusing, tidak enak ba& & demam. Kadang-kadang disertai dgn muntah-muntah & kejang. Keadaan seperti ini berlangsung kadang-kadang dampai 3 minggu. Sesudah seperti itu demamnya hilang tetapi ia menjadi lumpuh. Biasanya angota gerak seperti itu panjang sebelah dgn lengannya lebih panjang dari tungkainya. Pergerakannya sedikit saja & tubuhnya tertinggal, reflek urat tinggi dankadang-kadang kelihatan kontraktur. Otot-otot lisut, perasaannya tidak tergangu. Kalu anak-anak seperti itu berjalan, kelihatan ia menggerakkan lengan panjang seperti itu tidak berketentuan. Anak-anak seperti itu kelak sering mendapatkan penyakit sawam. Keadaan seperti seperti ini kelihatan juga sesudah campak, scarlatina, pneumia, influenza, batuk rejan.
Encephalitis Epidemica
Pada zaman dahulu penyakit seperti ini dinamakan Encephalitis lethargica. Hama penyakit seperti ini belum diketahui, tetapi mungkin disebabkan melalui kelinci & tikus. Virus seperti ini mempunyai daya tahan sangat besar danterdapat dalam jaringan otak, liquor cerebrospinalis, dalam selaput rongga hidung & tekak serta air ludah. Virus seperti ini masuk ke dalam tubuh manusia denganmelalui selaput hidung & tekak. Penyakit dimulai dgn adanya demam, sakit pada sendi, sakit kepala. Pusing, mengigil. Setelah seperti itu timbul tanda-tkita sakit otak, salah satunya ; tagih tidur (letargi). Selain seperti itu juga terjadi ptosis (kelopak mata atas jatuh ke bawah oleh sebab terlalu panjang), pergerakan biji mata terganggu & nystagmus (matanya bergetar).
Terkadang pikiran orang tersebut kacau & gelisah.lama penyakit seperti ini sampai berbulan-bulan dankadang-kadang bertambah parah disebabkan oleh pneumia atau keadaan badanya bertambah lemah, sehingga penyakit seperti ini bisa menahun. Sesudah masa latergi maka terjadi masa parkinsonisme, dgn ciri-ciri pergerakan sedikit danlambat, badannya menyondong, hipersalivasi, penglihatan terganggu & lain-lain.
Encephalitis haemorrhagica acuta pada orang dewasa.
Penyakit seperti ini banyak dijumpai pada wabah influenza. Dgn tanda-tkita sakit kepala, pinsan, sewaktu demam tinggi serta bisa meninggal. Selain seperti itu juga pikirannya kacau, buta sebelah, tetapi hanya beberapa hari/minggu, setelah seperti itu keadaanya baik kembali.
Japanese Encephalitis
Yaseperti itu penyakit akut ygdisebabkan oleh arbovirus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan gangguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sumsum tulang & selaput otak. Penyebab penyakit seperti ini ; virus Japanese Encephalitis (Virus JE) yaseperti itu flavirus termasuk arbovirus grup B sehingga tergolong dalam virus RNA mempunyai selubung (enveloped virus) berukuran 35-40 m & dapat dibiakkan di dalam berbagai macam kultur jaringan misalnya embrio anak ayam, jaringan kelinci, tikus, manusia & kera.
Virus JE adalah penyebab penyakit zoonosis terutama menginfeksi binatang akan tetapi dapat ditularkan pada manusia. Babi adalah sumber utama penularan meskiupun kuda, sapi, kerbau, anjing & burung mungkinjuga berperan dalam penularan JE manusia.
Penyakit zoonosis sumber utamanya ; babi, ditularkan dari babi & dari babi ke manusia oleh nyamuk Culex Tritaeniorhynchus & Culex Vishraei serta nyamuk Culex Gelidus, nyamuk tersebut berkembang biak di sawah-sawah & kolam dangkal. Nyamuk seperti ini sesudah menghisap darah binatang mengandung virus akan berkembang menjadi infektif dalam waktu 9-12 hari. Di Indonesia ketika spesies nyamuk tersebut senang menghisap darah manusia di sampingdarah babi. Penyakit seperti ini teruama menyerang anak-anak usia sekolah terutama anak umur 2-5 tahun, meskipun orang dewasa juga dapat diserang.
Penyebab
Encephalitis disebabkan oleh virus berikut seperti ini :
1. virus arbo (arthropod-borne) mencakup virus equine & west niie
2. enterovirus mencakup ECHO, COMCACHIE A & B serta poliovirus.
3. Paramyxovirus (mumps)
4. Herpes virus
5. virus rabies
Gejala
1. Demam
2. Muntah-muntah
3. Enek
4. Susah tidur
5. heuralgia
6. Lumpuh
Gejala-gejala seperti ini bergantung pada sarang radang di otak (lihat hal 280-285 dari a-d (a-c)) (Buku Ilmu Penyakit).
Patologi
Hasil bedah jenasah pada penderita menderita serangan akut menunjukkan terjadinya endema difus & kongesti vaskuler dari selaput otak & jaringan otak. Selain seperti itu pada infeksi berat akan dijumpai pula petekia, pada selaput otak disertai dgn meningkatnya jumlah cairan serebrospinal meskipun warnanya tetap jernih. Perubahan khas pada JE ; terjadinya degenerasi neuron terutama pada substansi nigra, thalamus, basal nucleus, serebelum & korna anterior medulla spinalis serta korteks serebelum. Juga di serebelum akan dijumpai kerusakan sel-sel puekinye. Pada system retikula-endotel didapatkan hiperplasma dari sel-sel hati. Limpa & sel linfa.
Gambaran Klinik
Masa Inkubasi
Masa inkubasi sukar ditentukan, mungkin berlangsung antara 5-15 hari.
Perjalanan Penyakit :
Dibagi 3 stadium :
1. Stadium Prodromal
Yaseperti itu waktu berlangsung sebelum timbulnya gejala-gejala akibat gangguan pada susunan saraf pusat. Penyakit timbul dgn mendadak seperti ini selalu diawali dgn demam kemudian diikuti oleh sakit kepala berat, malaise & kekakuan serta kerap kali disertai dgn mual-mual & muntah. Stadium prodromal berlangsung antara 1 sampai 14 hari tetapi pad umumya kurang dari 6 hari
2. Stadium ensefalitis akut
Pada stadium seperti ini telah tampak tanda-tkita spesifik penting :
a. Tanda-tkita neurologis
b. Panas tinggi terus menerus sampai lebih dari 400C
c. Bradikardi relatif
d. Wajah tampak datar, dull, seperti topeng
3. Stadium akhir dgn sequelae
Pada saat keradangan menghilang, suhu ba& & hematokrit menjadi normal, stadium ketiga seperti ini dimulai.tanda-tkita neurologis dapat menetap atau membaik. Bila stadium ensefalitis berlangsung lama, maka penyebuhan berjalan lambat. Sequele sering dijumpai ; gangguan mental, emosi tidak stabil, perubahan kepribadian, & paralysis motor neuron.prognosis menjadi lebih buruk bila demam berlangsung lama, terjadi gangguan jalan nafas, kejang berulang & lama, terjadi albuminaria berat & kadar protein cairan serebbrospunal meningkat. Angka kematian berkisar antara 20-58% akibat edema paru. Bila penderita mendapatkan perawatan sangat baik, penderita dapat sembuh sempurna terhadap sequele.
Diagnosis
Diagnosis JE ditegakkan atas dasar gejala-gejala klinis didukung oleh hasil pemeriksaan laboratorium yaseperti itu :
1. Gejala-gejala Klinis
- Panas tinggi & terus menerus > 400C
- Sakit kepala berat terutama di dahi atau diseluruh kepala.
- Terdapat gangguan kesadaran samapi koma.
- Kejang-kejang dengangerakan klonik & pada anak dapat timbul kejang umum.
- Terdapat gerakan-gerakan abnormal.
- Kaku kuduk kerap dijumpai.
- Tkita kernig positif
2. Pemeriksaaan Laboratorium
- Lekositosis darah antara 10.000-35.000/mm dgn neutrofil 50-90%
- Cairan serebiospinal menunjukkan pleositosis & peningkatan kadar protein.
Diagnosis Pembanding
- Meningitis Tuberkulosa.
- Malaria serebral
- Penyakit virus lainnya : rabies, poliomyelitis, campak, herpes, parotitis & penyakit oleh arbovirus lainnya menimbulkan ensefalopati.
- reye’s syndrome
- Ensefalopati akibat keracunan.
Pengobatan
1. Perawatan baik banyak menurunan angka kematian
2. Obat-obatan diberikan sesuai dgn gejala timbul pad masing-masing stadium.
1. Perawatan baik banyak menurunan angka kematian
2. Obat-obatan diberikan sesuai dgn gejala timbul pad masing-masing stadium.
- Anti Konvulsan : Diazepam 0,3 mg/kg berat ba& intravena atau fenobarbital 10% intramaskuler dgn dosis 0,5 cc sampai 1 cc.
- Antipiretika : diberikan per oral atau per rectal aspirin. Dapat dibantu dgn kompres dingin
- Cairan Elektrolit, Infus dgn glukosa 5% dalam larutan garam faali
- Suntkan IV glukosa hipertonis, mannitol atau dekstran buat mencegah edema cerebral.
- Oksigen : diberikan bila ada tanda-tkita hipoksia. Jalan nafas hendaknya selalau dibersihkan buat mencegah pneumonia.
- Antobiotik : buat mencegah infeksi sekunder pada paru & saluran kemih.
Rehabilitasi
Buat mengembalikan fungsi otot-otot ygterganggu akibat terjadinya sequele neurologis perlu dilakukan rehabilitasi bisa dikerjakan di rumah penderita.
Pencegahan
Tindakan pencegahan dilakukan baik terhadap vektornya, sumber penularan (babi), manusia & lingkungan hidup.
1. Terhadap vector (Nyamuk)
Buat mengembalikan fungsi otot-otot ygterganggu akibat terjadinya sequele neurologis perlu dilakukan rehabilitasi bisa dikerjakan di rumah penderita.
Pencegahan
Tindakan pencegahan dilakukan baik terhadap vektornya, sumber penularan (babi), manusia & lingkungan hidup.
1. Terhadap vector (Nyamuk)
- Insektisida buat membunuh nyamuk dewasa maupun larvanya.
- Mencegah gigitan nyamuk dgn menggunakan kelambu atau repellent
2. Terhadap Sumber penularan (Babi)
- vaksinasi babi muda
- Kandang babi sebaiknya bebas nyamuk dgn disemprot insektisida atau diberi kawat kasa. Peternakan babi harus jauh dari pemukiman penduduk.
3. Terhadap Manusia
Vaksinasi adalah tindakan sebaiknya dulakukan satu bulan sebelum masa penularan, & ditujukan kapda orang-orang mempunyai resiko tinggi buat mendapatkan infeksi virus ini, misalnya karyawan peternakan babi. Vaksinasi tidak diberikan pada bayi berumur <>
Vaksinasi adalah tindakan sebaiknya dulakukan satu bulan sebelum masa penularan, & ditujukan kapda orang-orang mempunyai resiko tinggi buat mendapatkan infeksi virus ini, misalnya karyawan peternakan babi. Vaksinasi tidak diberikan pada bayi berumur <>
Label:
Sistem Neurologis
ENCEPHALITIS
Radang otak biasanya berada diberbagai tempat. Radang otak seperti ini bisa sembuh dgn tidak meninggalkan parut, tetapi kadang-kadang dapat menyebabkanpengkisutan. Radang seperti ini menular ke tempat berada di dekatnya melalui aliran darah dgn gejala-gejala demam, muntah-muntah, letargi, neuralhia, lumpuh, & sebagainya. Gejala seperti ini tergantung pada sarang radang di dalam otak.
Macam-macam Enchapalis :
1.Acute disseminate Encephalitis
2.Economo’s Encephalitis
3.Equine Encephalitis
4.Hemorrharic Encephalitis
Encephalitis dmn jadi radang otak dgn bercak-bercak perdarahan & eksudat perivaskular.
5.Herpes Encephalitis
Disebabkan oleh virus herpes ditandai oleh nekrosis hemorogik lobus temporal & frontalis.
6.HIV Encephalitis
7.Japanese Encephalitis
Penyakit infeksi akut disebabkan oleh orbo virus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan ganguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sum-sum tulang belakang & selaput otak.
8.La Crosse Encephalitis
Disebabkan oleh virus La Crosse, ditularkan aedestriseriatus terutama pada anak-anak.
9.Lead Encephalitis
10.Post Infection Encephalitis
11.Post Vaccinal Encephalitis
12.St Lois Encephalitis
Penyakit virus pertama kali di Illinois pada tahun 1932, biasanya ditularkan melalui nyamuk
13.Letharagic Encephalitis
Bentuk Encephalitis endemic ditandai dgn peningkatan kelesuan, apatis & rasa nyantuk.
14.Tickborre Encephalitis
Bentuk Encephalitis epedimika biasanya disebarkan melalui gigitan sengkenit terinfeksi plavirus, kadang-kadang disertai dgn perubahan degeneratif pada orang lain.
Encephalitis Acuta Pada Anak-Anak
Penyakit seperti ini –biasanya menyerang anak berumur antara 1-4 tahun , dgn gejala pusing, tidak enak ba& & demam. Kadang-kadang disertai dgn muntah-muntah & kejang. Keadaan seperti ini berlangsung kadang-kadang dampai 3 minggu. Sesudah seperti itu demamnya hilang tetapi ia menjadi lumpuh. Biasanya angota gerak seperti itu panjang sebelah dgn lengannya lebih panjang dari tungkainya.
Pergerakannya sedikit saja & tubuhnya tertinggal, reflek urat tinggi dankadang-kadang kelihatan kontraktur. Otot-otot lisut, perasaannya tidak tergangu. Kalu anak-anak seperti itu berjalan, kelihatan ia menggerakkan lengan panjang seperti itu tidak berketentuan. Anak-anak seperti itu kelak sering mendapatkan penyakit sawam. Keadaan seperti seperti ini kelihatan juga sesudah campak, scarlatina, pneumia, influenza, batuk rejan.
Encephalitis Epidemica
Pada zaman dahulu penyakit seperti ini dinamakan Encephalitis lethargica. Hama penyakit seperti ini belum diketahui, tetapi mungkin disebabkan melalui kelinci & tikus. Virus seperti ini mempunyai daya tahan sangat besar danterdapat dalam jaringan otak, liquor cerebrospinalis, dalam selaput rongga hidung & tekak serta air ludah. Virus seperti ini masuk ke dalam tubuh manusia denganmelalui selaput hidung & tekak.
Penyakit dimulai dgn adanya demam, sakit pada sendi, sakit kepala. Pusing, mengigil. Setelah seperti itu timbul tanda-tkita sakit otak, salah satunya ; tagih tidur (letargi). Selain seperti itu juga terjadi ptosis (kelopak mata atas jatuh ke bawah oleh sebab terlalu panjang), pergerakan biji mata terganggu & nystagmus (matanya bergetar).
Terkadang pikiran orang tersebut kacau & gelisah.lama penyakit seperti ini sampai berbulan-bulan dankadang-kadang bertambah parah disebabkan oleh pneumia atau keadaan badanya bertambah lemah, sehingga penyakit seperti ini bisa menahun. Sesudah masa latergi maka terjadi masa parkinsonisme, dgn ciri-ciri pergerakan sedikit danlambat, badannya menyondong, hipersalivasi, penglihatan terganggu & lain-lain.
Encephalitis haemorrhagica acuta pada orang dewasa.
Penyakit seperti ini banyak dijumpai pada wabah influenza. Dgn tanda-tkita sakit kepala, pinsan, sewaktu demam tinggi serta bisa meninggal. Selain seperti itu juga pikirannya kacau, buta sebelah, tetapi hanya beberapa hari/minggu, setelah seperti itu keadaanya baik kembali.
Japanese Encephalitis
Yaseperti itu penyakit akut ygdisebabkan oleh arbovirus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan gangguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sumsum tulang & selaput otak.
Penyebab penyakit seperti ini ; virus Japanese Encephalitis (Virus JE) yaseperti itu flavirus termasuk arbovirus grup B sehingga tergolong dalam virus RNA mempunyai selubung (enveloped virus) berukuran 35-40 m & dapat dibiakkan di dalam berbagai macam kultur jaringan misalnya embrio anak ayam, jaringan kelinci, tikus, manusia & kera.
Virus JE adalah penyebab penyakit zoonosis terutama menginfeksi binatang akan tetapi dapat ditularkan pada manusia. Babi adalah sumber utama penularan meskiupun kuda, sapi, kerbau, anjing & burung mungkinjuga berperan dalam penularan JE manusia.
Penyakit zoonosis sumber utamanya ; babi, ditularkan dari babi & dari babi ke manusia oleh nyamuk Culex Tritaeniorhynchus & Culex Vishraei serta nyamuk Culex Gelidus, nyamuk tersebut berkembang biak di sawah-sawah & kolam dangkal. Nyamuk seperti ini sesudah menghisap darah binatang mengandung virus akan berkembang menjadi infektif dalam waktu 9-12 hari. Di Indonesia ketika spesies nyamuk tersebut senang menghisap darah manusia di sampingdarah babi. Penyakit seperti ini teruama menyerang anak-anak usia sekolah terutama anak umur 2-5 tahun, meskipun orang dewasa juga dapat diserang.
Penyebab
Encephalitis disebabkan oleh virus berikut seperti ini :
1.virus arbo (arthropod-borne) mencakup virus equine & west niie
2.enterovirus mencakup ECHO, COMCACHIE A & B serta poliovirus.
3.Paramyxovirus (mumps)
4.Herpes virus
5.virus rabies
Gejala
1.Demam
2.Muntah-muntah
3.Enek
4.Susah tidur
5.heuralgia
6.Lumpuh
Gejala-gejala seperti ini bergantung pada sarang radang di otak (lihat hal 280-285 dari a-d (a-c)) (Buku Ilmu Penyakit).
Patologi
Hasil bedah jenasah pada penderita menderita serangan akut menunjukkan terjadinya endema difus & kongesti vaskuler dari selaput otak & jaringan otak. Selain seperti itu pada infeksi berat akan dijumpai pula petekia, pada selaput otak disertai dgn meningkatnya jumlah cairan serebrospinal meskipun warnanya tetap jernih.
Perubahan khas pada JE ; terjadinya degenerasi neuron terutama pada substansi nigra, thalamus, basal nucleus, serebelum & korna anterior medulla spinalis serta korteks serebelum.
Juga di serebelum akan dijumpai kerusakan sel-sel puekinye. Pada system retikula-endotel didapatkan hiperplasma dari sel-sel hati. Limpa & sel linfa.
Gambaran Klinik
Masa Inkubasi
Masa inkubasi sukar ditentukan, mungkin berlangsung antara 5-15 hari.
Perjalanan Penyakit :
Dibagi 3 stadium :
~Stadium prodromal
~Stadium ensefalitis akut
~Stadium akhir dgn sequelae
1.Stadium Prodromal
Yaseperti itu waktu berlangsung sebelum timbulnya gejala-gejala akibat gangguan pada susunan saraf pusat. Penyakit timbul dgn mendadak seperti ini selalu diawali dgn demam kemudian diikuti oleh sakit kepala berat, malaise & kekakuan serta kerap kali disertai dgn mual-mual & muntah. Stadium prodromal berlangsung antara 1 sampai 14 hari tetapi pad umumya kurang dari 6 hari
2.Stadium ensefalitis akut
Pada stadium seperti ini telah tampak tanda-tkita spesifik penting :
a.Tanda-tkita neurologis
b.Panas tinggi terus menerus sampai lebih dari 400C
c.Bradikardi relatif
d.Wajah tampak datar, dull, seperti topeng
3.Stadium akhir dgn sequelae
Pada saat keradangan menghilang, suhu ba& & hematokrit menjadi normal, stadium ketiga seperti ini dimulai.tanda-tkita neurologis dapat menetap atau membaik. Bila stadium ensefalitis berlangsung lama, maka penyebuhan berjalan lambat. Sequele sering dijumpai ; gangguan mental, emosi tidak stabil, perubahan kepribadian, & paralysis motor neuron.prognosis menjadi lebih buruk bila demam berlangsung lama, terjadi gangguan jalan nafas, kejang berulang & lama, terjadi albuminaria berat & kadar protein cairan serebbrospunal meningkat. Angka kematian berkisar antara 20-58% akibat edema paru. Bila penderita mendapatkan perawatan sangat baik, penderita dapat sembuh sempurna terhadap sequele.
Diagnosis
Diagnosis JE ditegakkan atas dasar gejala-gejala klinis didukung oleh hasil pemeriksaan laboratorium yaseperti itu :
1.Gejala-gejala Klinis
a.Panas tinggi & terus menerus > 400C
b.Sakit kepala berat terutama di dahi atau diseluruh kepala.
c.Terdapat gangguan kesadaran samapi koma.
d.Kejang-kejang dengangerakan klonik & pada anak dapat timbul kejang umum.
e.Terdapat gerakan-gerakan abnormal.
f.Kaku kuduk kerap dijumpai.
g.Tkita kernig positif
2.Pemeriksaaan Laboratorium
a.Lekositosis darah antara 10.000-35.000/mm dgn neutrofil 50-90%
b.Cairan serebiospinal menunjukkan pleositosis & peningkatan kadar protein.
Diagnosis Pembanding
1.Meningitis Tuberkulosa.
2.Malaria serebral
3.Penyakit virus lainnya : rabies, poliomyelitis, campak, herpes, parotitis & penyakit oleh arbovirus lainnya menimbulkan ensefalopati.
4.reye’s syndrome
5.Ensefalopati akibat keracunan.
Pengobatan
1.Perawatan baik banyak menurunan angka kematian
2.Obat-obatan diberikan sesuai dgn gejala timbul pad masing-masing stadium.
a.Anti Konvulsan : Diazepam 0,3 mg/kg berat ba& intravena atau fenobarbital 10% intramaskuler dgn dosis 0,5 cc sampai 1 cc.
b.Antipiretika : diberikan per oral atau per rectal aspirin. Dapat dibantu dgn kompres dingin
c.Cairan Elektrolit
Infus dgn glukosa 5% dalam larutan garam faali
d.Suntkan IV glukosa hipertonis, mannitol atau dekstran buat mencegah edema cerebral.
e.Oksigen : diberikan bila ada tanda-tkita hipoksia. Jalan nafas hendaknya selalau dibersihkan buat mencegah pneumonia.
f.Antobiotik : buat mencegah infeksi sekunder pada paru & saluran kemih.
3.Rehabilitasi
Buat mengembalikan fungsi otot-otot ygterganggu akibat terjadinya sequele neurologis perlu dilakukan rehabilitasi bisa dikerjakan di rumah penderita.
Pencegahan
Tindakan pencegahan dilakukan baik terhadap vektornya, sumber penularan (babi), manusia & lingkungan hidup.
1.Terhadap vector (Nyamuk)
a.Insektisida buat membunuh nyamuk dewasa maupun larvanya.
b.Mencegah gigitan nyamuk dgn menggunakan kelambu atau repellent
2.Terhadap Sumber penularan (Babi)
a.vaksinasi babi muda
b.Kandang babi sebaiknya bebas nyamuk dgn disemprot insektisida atau diberi kawat kasa. Peternakan babi harus jauh dari pemukiman penduduk.
3.Terhadap Manusia
Vaksinasi adalah tindakan sebaiknya dulakukan satu bulan sebelum masa penularan, & ditujukan kapda orang-orang mempunyai resiko tinggi buat mendapatkan infeksi virus ini, misalnya karyawan peternakan babi. Vaksinasi tidak diberikan pada bayi berumur <>
Macam-macam Enchapalis :
1.Acute disseminate Encephalitis
2.Economo’s Encephalitis
3.Equine Encephalitis
4.Hemorrharic Encephalitis
Encephalitis dmn jadi radang otak dgn bercak-bercak perdarahan & eksudat perivaskular.
5.Herpes Encephalitis
Disebabkan oleh virus herpes ditandai oleh nekrosis hemorogik lobus temporal & frontalis.
6.HIV Encephalitis
7.Japanese Encephalitis
Penyakit infeksi akut disebabkan oleh orbo virus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan ganguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sum-sum tulang belakang & selaput otak.
8.La Crosse Encephalitis
Disebabkan oleh virus La Crosse, ditularkan aedestriseriatus terutama pada anak-anak.
9.Lead Encephalitis
10.Post Infection Encephalitis
11.Post Vaccinal Encephalitis
12.St Lois Encephalitis
Penyakit virus pertama kali di Illinois pada tahun 1932, biasanya ditularkan melalui nyamuk
13.Letharagic Encephalitis
Bentuk Encephalitis endemic ditandai dgn peningkatan kelesuan, apatis & rasa nyantuk.
14.Tickborre Encephalitis
Bentuk Encephalitis epedimika biasanya disebarkan melalui gigitan sengkenit terinfeksi plavirus, kadang-kadang disertai dgn perubahan degeneratif pada orang lain.
Encephalitis Acuta Pada Anak-Anak
Penyakit seperti ini –biasanya menyerang anak berumur antara 1-4 tahun , dgn gejala pusing, tidak enak ba& & demam. Kadang-kadang disertai dgn muntah-muntah & kejang. Keadaan seperti ini berlangsung kadang-kadang dampai 3 minggu. Sesudah seperti itu demamnya hilang tetapi ia menjadi lumpuh. Biasanya angota gerak seperti itu panjang sebelah dgn lengannya lebih panjang dari tungkainya.
Pergerakannya sedikit saja & tubuhnya tertinggal, reflek urat tinggi dankadang-kadang kelihatan kontraktur. Otot-otot lisut, perasaannya tidak tergangu. Kalu anak-anak seperti itu berjalan, kelihatan ia menggerakkan lengan panjang seperti itu tidak berketentuan. Anak-anak seperti itu kelak sering mendapatkan penyakit sawam. Keadaan seperti seperti ini kelihatan juga sesudah campak, scarlatina, pneumia, influenza, batuk rejan.
Encephalitis Epidemica
Pada zaman dahulu penyakit seperti ini dinamakan Encephalitis lethargica. Hama penyakit seperti ini belum diketahui, tetapi mungkin disebabkan melalui kelinci & tikus. Virus seperti ini mempunyai daya tahan sangat besar danterdapat dalam jaringan otak, liquor cerebrospinalis, dalam selaput rongga hidung & tekak serta air ludah. Virus seperti ini masuk ke dalam tubuh manusia denganmelalui selaput hidung & tekak.
Penyakit dimulai dgn adanya demam, sakit pada sendi, sakit kepala. Pusing, mengigil. Setelah seperti itu timbul tanda-tkita sakit otak, salah satunya ; tagih tidur (letargi). Selain seperti itu juga terjadi ptosis (kelopak mata atas jatuh ke bawah oleh sebab terlalu panjang), pergerakan biji mata terganggu & nystagmus (matanya bergetar).
Terkadang pikiran orang tersebut kacau & gelisah.lama penyakit seperti ini sampai berbulan-bulan dankadang-kadang bertambah parah disebabkan oleh pneumia atau keadaan badanya bertambah lemah, sehingga penyakit seperti ini bisa menahun. Sesudah masa latergi maka terjadi masa parkinsonisme, dgn ciri-ciri pergerakan sedikit danlambat, badannya menyondong, hipersalivasi, penglihatan terganggu & lain-lain.
Encephalitis haemorrhagica acuta pada orang dewasa.
Penyakit seperti ini banyak dijumpai pada wabah influenza. Dgn tanda-tkita sakit kepala, pinsan, sewaktu demam tinggi serta bisa meninggal. Selain seperti itu juga pikirannya kacau, buta sebelah, tetapi hanya beberapa hari/minggu, setelah seperti itu keadaanya baik kembali.
Japanese Encephalitis
Yaseperti itu penyakit akut ygdisebabkan oleh arbovirus ditularkan oleh binatang melalui gigitan nyamuk & menimbulkan gangguan pada susunan syaraf pusat yaseperti itu pada otak, sumsum tulang & selaput otak.
Penyebab penyakit seperti ini ; virus Japanese Encephalitis (Virus JE) yaseperti itu flavirus termasuk arbovirus grup B sehingga tergolong dalam virus RNA mempunyai selubung (enveloped virus) berukuran 35-40 m & dapat dibiakkan di dalam berbagai macam kultur jaringan misalnya embrio anak ayam, jaringan kelinci, tikus, manusia & kera.
Virus JE adalah penyebab penyakit zoonosis terutama menginfeksi binatang akan tetapi dapat ditularkan pada manusia. Babi adalah sumber utama penularan meskiupun kuda, sapi, kerbau, anjing & burung mungkinjuga berperan dalam penularan JE manusia.
Penyakit zoonosis sumber utamanya ; babi, ditularkan dari babi & dari babi ke manusia oleh nyamuk Culex Tritaeniorhynchus & Culex Vishraei serta nyamuk Culex Gelidus, nyamuk tersebut berkembang biak di sawah-sawah & kolam dangkal. Nyamuk seperti ini sesudah menghisap darah binatang mengandung virus akan berkembang menjadi infektif dalam waktu 9-12 hari. Di Indonesia ketika spesies nyamuk tersebut senang menghisap darah manusia di sampingdarah babi. Penyakit seperti ini teruama menyerang anak-anak usia sekolah terutama anak umur 2-5 tahun, meskipun orang dewasa juga dapat diserang.
Penyebab
Encephalitis disebabkan oleh virus berikut seperti ini :
1.virus arbo (arthropod-borne) mencakup virus equine & west niie
2.enterovirus mencakup ECHO, COMCACHIE A & B serta poliovirus.
3.Paramyxovirus (mumps)
4.Herpes virus
5.virus rabies
Gejala
1.Demam
2.Muntah-muntah
3.Enek
4.Susah tidur
5.heuralgia
6.Lumpuh
Gejala-gejala seperti ini bergantung pada sarang radang di otak (lihat hal 280-285 dari a-d (a-c)) (Buku Ilmu Penyakit).
Patologi
Hasil bedah jenasah pada penderita menderita serangan akut menunjukkan terjadinya endema difus & kongesti vaskuler dari selaput otak & jaringan otak. Selain seperti itu pada infeksi berat akan dijumpai pula petekia, pada selaput otak disertai dgn meningkatnya jumlah cairan serebrospinal meskipun warnanya tetap jernih.
Perubahan khas pada JE ; terjadinya degenerasi neuron terutama pada substansi nigra, thalamus, basal nucleus, serebelum & korna anterior medulla spinalis serta korteks serebelum.
Juga di serebelum akan dijumpai kerusakan sel-sel puekinye. Pada system retikula-endotel didapatkan hiperplasma dari sel-sel hati. Limpa & sel linfa.
Gambaran Klinik
Masa Inkubasi
Masa inkubasi sukar ditentukan, mungkin berlangsung antara 5-15 hari.
Perjalanan Penyakit :
Dibagi 3 stadium :
~Stadium prodromal
~Stadium ensefalitis akut
~Stadium akhir dgn sequelae
1.Stadium Prodromal
Yaseperti itu waktu berlangsung sebelum timbulnya gejala-gejala akibat gangguan pada susunan saraf pusat. Penyakit timbul dgn mendadak seperti ini selalu diawali dgn demam kemudian diikuti oleh sakit kepala berat, malaise & kekakuan serta kerap kali disertai dgn mual-mual & muntah. Stadium prodromal berlangsung antara 1 sampai 14 hari tetapi pad umumya kurang dari 6 hari
2.Stadium ensefalitis akut
Pada stadium seperti ini telah tampak tanda-tkita spesifik penting :
a.Tanda-tkita neurologis
b.Panas tinggi terus menerus sampai lebih dari 400C
c.Bradikardi relatif
d.Wajah tampak datar, dull, seperti topeng
3.Stadium akhir dgn sequelae
Pada saat keradangan menghilang, suhu ba& & hematokrit menjadi normal, stadium ketiga seperti ini dimulai.tanda-tkita neurologis dapat menetap atau membaik. Bila stadium ensefalitis berlangsung lama, maka penyebuhan berjalan lambat. Sequele sering dijumpai ; gangguan mental, emosi tidak stabil, perubahan kepribadian, & paralysis motor neuron.prognosis menjadi lebih buruk bila demam berlangsung lama, terjadi gangguan jalan nafas, kejang berulang & lama, terjadi albuminaria berat & kadar protein cairan serebbrospunal meningkat. Angka kematian berkisar antara 20-58% akibat edema paru. Bila penderita mendapatkan perawatan sangat baik, penderita dapat sembuh sempurna terhadap sequele.
Diagnosis
Diagnosis JE ditegakkan atas dasar gejala-gejala klinis didukung oleh hasil pemeriksaan laboratorium yaseperti itu :
1.Gejala-gejala Klinis
a.Panas tinggi & terus menerus > 400C
b.Sakit kepala berat terutama di dahi atau diseluruh kepala.
c.Terdapat gangguan kesadaran samapi koma.
d.Kejang-kejang dengangerakan klonik & pada anak dapat timbul kejang umum.
e.Terdapat gerakan-gerakan abnormal.
f.Kaku kuduk kerap dijumpai.
g.Tkita kernig positif
2.Pemeriksaaan Laboratorium
a.Lekositosis darah antara 10.000-35.000/mm dgn neutrofil 50-90%
b.Cairan serebiospinal menunjukkan pleositosis & peningkatan kadar protein.
Diagnosis Pembanding
1.Meningitis Tuberkulosa.
2.Malaria serebral
3.Penyakit virus lainnya : rabies, poliomyelitis, campak, herpes, parotitis & penyakit oleh arbovirus lainnya menimbulkan ensefalopati.
4.reye’s syndrome
5.Ensefalopati akibat keracunan.
Pengobatan
1.Perawatan baik banyak menurunan angka kematian
2.Obat-obatan diberikan sesuai dgn gejala timbul pad masing-masing stadium.
a.Anti Konvulsan : Diazepam 0,3 mg/kg berat ba& intravena atau fenobarbital 10% intramaskuler dgn dosis 0,5 cc sampai 1 cc.
b.Antipiretika : diberikan per oral atau per rectal aspirin. Dapat dibantu dgn kompres dingin
c.Cairan Elektrolit
Infus dgn glukosa 5% dalam larutan garam faali
d.Suntkan IV glukosa hipertonis, mannitol atau dekstran buat mencegah edema cerebral.
e.Oksigen : diberikan bila ada tanda-tkita hipoksia. Jalan nafas hendaknya selalau dibersihkan buat mencegah pneumonia.
f.Antobiotik : buat mencegah infeksi sekunder pada paru & saluran kemih.
3.Rehabilitasi
Buat mengembalikan fungsi otot-otot ygterganggu akibat terjadinya sequele neurologis perlu dilakukan rehabilitasi bisa dikerjakan di rumah penderita.
Pencegahan
Tindakan pencegahan dilakukan baik terhadap vektornya, sumber penularan (babi), manusia & lingkungan hidup.
1.Terhadap vector (Nyamuk)
a.Insektisida buat membunuh nyamuk dewasa maupun larvanya.
b.Mencegah gigitan nyamuk dgn menggunakan kelambu atau repellent
2.Terhadap Sumber penularan (Babi)
a.vaksinasi babi muda
b.Kandang babi sebaiknya bebas nyamuk dgn disemprot insektisida atau diberi kawat kasa. Peternakan babi harus jauh dari pemukiman penduduk.
3.Terhadap Manusia
Vaksinasi adalah tindakan sebaiknya dulakukan satu bulan sebelum masa penularan, & ditujukan kapda orang-orang mempunyai resiko tinggi buat mendapatkan infeksi virus ini, misalnya karyawan peternakan babi. Vaksinasi tidak diberikan pada bayi berumur <>
Label:
Sistem Neurologis
Ishialgia atau Sciatica
Memang kata sciatica belum lazim ato umum digunakan di Indonesia. Di indonesia sakit nyeri di pangkal paha sering disebut Ishialgia.
DEFINISI
Kedua syaraf sciatic (n. Ischiadicus) ; syaraf terbesar & terpanjang pada tubuh. masing-masing hampir sebesar jari. Pada setiap sisi tubuh, syaraf sciatic menjalar dari tulang punggung bawah ,dibelakang persendian pinggul, turun ke bokong & dibelakang lutut. Disana syaraf sciatic terbagi dalam beberapa cabang & terus menuju kaki. Ketika syaraf sciatic terjepit, meradang, atau rusak, nyeri-sciatica-bisa menyebar sepanjang panjnag syaraf sciatic menuju kaki. Sciatica terjadi sekitar 5% pada orang
PENYEBAB
Pada beberapa orang, tidak ada penyebab bisa dikenali. Sebaliknya, penyebab tersebut kemungkinan sebuah piringan hernia, proyeksi tidak teratur pada tulang, atau pembengkakan disebabkan persendian keseleo. Jarang, spinal tenosis, penyakit paget, kerusakan syaraf disebabkan diabetes (diabetic neuropathy), sebuah tumor, atau gumpalan darah menyebabkan sciatica. Beberapa orang tampak mudah terkena sciatica.
GEJALA
Sciatica biasanya mengenai hanya salah satu sisi. bisa menyebabkan rasa seperti ditusuk jarum, sakit nagging, atau nyeri seperti ditembak. Kekakuan kemungkinan dirasakan pada kaki. Berjalan, berlari, menaiki tangga, & meluruskan kaki memperburuk nyeri tersebut, diringankan dgn menekuk punggung atau duduk.
PEMERIKSAAN
Buat mengetahui seorang pasien mengalami ishialgia ato tidak biasanya ahli fisioterapi memberikan beberapa tes salah satunya terapis mengagkat kaki mengalami nyeri bila nyeri dirasakan bertambah hebat pada sudut 60 – 70 derajat orang tersebut dikatakjan positif ischialgia. Tes seperti ini disebut Straight Leg Rising. & masih ada tes tes lain bisa dikonsultasi dgn Kang Arjuno disini.
PENGOBATAN
Seringkali, nyeri tersebut hilang dgn sendirinya. Istirahat, tidur diatas kasur keras, menggunakan obat-obatan OTC anti peradangan nonsteroidal (NSAIDs), & mengompres panas & dingin kemungkinan pengobatan cukup. Buat banyak orang, tidur pada sisi mereka dgn lutut ditekuk & sebuah bantal diantara lutut menghadirkan keringanan. Meluruskan otot lumpuh secara pelan-pelan setelah pemanansan bisa membantu. Peran fisioterapi pada kasus ischialgia seperti ini dapat membantu meringankan nyeri dirasakan. Modalitas digunakan bisa efektif dgn heating yakni SWD (short Wave Diathermi),bisa juga ditambah TENS buat membantu memblokir nyerinya.
From. Medicastore.com
Fisioterapi oleh Kang Arjuno
beda sciatica & ischialgia, fisioterapi pada ischialgia, nervus ishiadicus, nyeri menjalar dari tulang punggung sampai kaki, pengertian ischialgia, pengobatan ischialgia, penyebab ischialgia, straight leg rising, tkita & gejala ischialgia
DEFINISI
Kedua syaraf sciatic (n. Ischiadicus) ; syaraf terbesar & terpanjang pada tubuh. masing-masing hampir sebesar jari. Pada setiap sisi tubuh, syaraf sciatic menjalar dari tulang punggung bawah ,dibelakang persendian pinggul, turun ke bokong & dibelakang lutut. Disana syaraf sciatic terbagi dalam beberapa cabang & terus menuju kaki. Ketika syaraf sciatic terjepit, meradang, atau rusak, nyeri-sciatica-bisa menyebar sepanjang panjnag syaraf sciatic menuju kaki. Sciatica terjadi sekitar 5% pada orang
PENYEBAB
Pada beberapa orang, tidak ada penyebab bisa dikenali. Sebaliknya, penyebab tersebut kemungkinan sebuah piringan hernia, proyeksi tidak teratur pada tulang, atau pembengkakan disebabkan persendian keseleo. Jarang, spinal tenosis, penyakit paget, kerusakan syaraf disebabkan diabetes (diabetic neuropathy), sebuah tumor, atau gumpalan darah menyebabkan sciatica. Beberapa orang tampak mudah terkena sciatica.
GEJALA
Sciatica biasanya mengenai hanya salah satu sisi. bisa menyebabkan rasa seperti ditusuk jarum, sakit nagging, atau nyeri seperti ditembak. Kekakuan kemungkinan dirasakan pada kaki. Berjalan, berlari, menaiki tangga, & meluruskan kaki memperburuk nyeri tersebut, diringankan dgn menekuk punggung atau duduk.
PEMERIKSAAN
Buat mengetahui seorang pasien mengalami ishialgia ato tidak biasanya ahli fisioterapi memberikan beberapa tes salah satunya terapis mengagkat kaki mengalami nyeri bila nyeri dirasakan bertambah hebat pada sudut 60 – 70 derajat orang tersebut dikatakjan positif ischialgia. Tes seperti ini disebut Straight Leg Rising. & masih ada tes tes lain bisa dikonsultasi dgn Kang Arjuno disini.
PENGOBATAN
Seringkali, nyeri tersebut hilang dgn sendirinya. Istirahat, tidur diatas kasur keras, menggunakan obat-obatan OTC anti peradangan nonsteroidal (NSAIDs), & mengompres panas & dingin kemungkinan pengobatan cukup. Buat banyak orang, tidur pada sisi mereka dgn lutut ditekuk & sebuah bantal diantara lutut menghadirkan keringanan. Meluruskan otot lumpuh secara pelan-pelan setelah pemanansan bisa membantu. Peran fisioterapi pada kasus ischialgia seperti ini dapat membantu meringankan nyeri dirasakan. Modalitas digunakan bisa efektif dgn heating yakni SWD (short Wave Diathermi),bisa juga ditambah TENS buat membantu memblokir nyerinya.
From. Medicastore.com
Fisioterapi oleh Kang Arjuno
beda sciatica & ischialgia, fisioterapi pada ischialgia, nervus ishiadicus, nyeri menjalar dari tulang punggung sampai kaki, pengertian ischialgia, pengobatan ischialgia, penyebab ischialgia, straight leg rising, tkita & gejala ischialgia
Label:
Sistem Neurologis
Penyakit bagi internet mania
kita pernah mendengar "Carpal Tunnel Syndrom bagi Pekerja IT"? asing? tentu saja. seperti ini ; satu penyakit suka Online berat. simak posting berikut
Carpal tunnel syndrome (CTS) ; sebuah penyakit disebabkan karena terganggunya Saraf tengah karena tekanan terjadi pada bagian pergelangan tangan hal seperti ini menimbulkan rasa sakit, nyeri & melemahnya otot otot pada bagian pergelangan tangan.
1. Mouse Grip
2. Pergerakan Mouse dari siku
Memang kalau diterapkan seperti ini sangat susah buat kita tapi menggerakan mouse denga menggaunakan suku ; baik buat kita, dimana semua pergerakan di titik tumpukan melalui siku tangan kita, seperti ini akan meringankan pergelangan tangan kita dalam bekerja.
3. Posisi Mouse optimal
6. Jangan pakai Sandaran pergelangan tangan
Carpal Tunnel Syndrom bagi Pekerja IT
Carpal tunnel syndrome (CTS) ; sebuah penyakit disebabkan karena terganggunya Saraf tengah karena tekanan terjadi pada bagian pergelangan tangan hal seperti ini menimbulkan rasa sakit, nyeri & melemahnya otot otot pada bagian pergelangan tangan.
Yup penyakit seperti ini sifatnya akumulasi akan kita rasakan di hari tua nanti, hehehe, jadi menurutku ada baiknya kalo kita menjaga organ tubuh seperti ini tetap sehat khusus nya menjaga pergelangan tangan & organ organ sering kita pakai buat kerja sehari hari, seperti mata & tulang punggung, kalau menurutku olah raga paling cocok buat para pekerja IT ; Badminton & Basket, karna olah raga tersebut menggunakan pergelangan tangan sebagai gerakan utamanya, memegang raket & mengontrol bola basket membutuhkan pergelangan tangan kuat & terlatih, otomatis relaksasi tangan pun jadi terbantu dgn olah raga ini, seperti ini bukan kata dokter sih, cuman kataku aja waktu jebolan smu dapat pelajaran biologi.
Selain seperti itu posisi kenyamanan & bagaimana cara kita memegang mouse seperti itu ; hal penting kenyamanan beberapa hal perlu di perhatikan adalah:
1. Mouse Grip
Menggunakan mouse kecil mungkin terlihat imut imut bagi anda, tapi mouse kecil sering membuat kita lelah, karena bentuknya kecil seluruh permukaan telapak tangan kita tidak menyentuh punggung mouse hal seperti ini menyebabkan jari jari kita cepat lelah & pegal, karna jempol & kelingking menahan & menggerakan mouse, pilihlah mouse nyaman buat di pegang, dimana seluruh permukaan tangan kita dapat memegang bersandar & kita menggerakanya pun lebih mudah
2. Pergerakan Mouse dari siku
Memang kalau diterapkan seperti ini sangat susah buat kita tapi menggerakan mouse denga menggaunakan suku ; baik buat kita, dimana semua pergerakan di titik tumpukan melalui siku tangan kita, seperti ini akan meringankan pergelangan tangan kita dalam bekerja.
3. Posisi Mouse optimal
aturlah tempat duduk kita senyaman mungkin buat memegang mouse, bentuk posisi nyaman ; tangan kita sejajar atau sedikit berada di atas meja posisinya daripada dgn mouse sehingga dgn begseperti itu kita tidak menggantung tangan kita dgn meja & menghindari tangan kita buat menekuk secara terus menerus contoh posisi nyaman buat bekerja dgn mouse dapat dilihat di site seperti ini (Humanscale, Proformix, Flexrest, 3M)
4. Jaga pergelangan tangan anda
Coba kita letakan pergelangan tangan ada di sebuah meja datar, kita akan melihat setelah bagian telapak tangan kita di bagian pergelangan tangan akan kita temukan sebuah lekukan kecil tembus cahaya ataupun kita bisa selipkan sebuah pensil disitu, seperti ini menyatakan bahwa areal sekitar pergelangan tangan kita membutuhkan sebuah areal bebas dari sentuhan ataupun tekanan.
5. Jaga sirkulasi peredaran darah Hal seperti ini perlu diperhatikan juga, segala sesuatu penyakin kebanyakan disebabkan karna sirkulasi di dalam tubuh kita tidak benar, buat seperti itu kita harus selalu menjaganya dgn minum air banyak & olah raga (badminton, bola basket & olah raga lebih banyak menggerakan pergelangan tangan) tentunya, seperti kita ketahui kita banyak nadi nadi utama bergerak dari pergelangan tangan sehingga seperti ini menjadi semakin penting.
6. Jangan pakai Sandaran pergelangan tangan
Menggunakan sandaran buat pergelangan tangan anda, apalagi keras, sama saja artinya kita memberi tekanan 2x lipat pada carpal tunnel di dalam pergelangan tangan kita sehingga seperti ini menyebabkan terjadi penyempitan pada bagian pembuluh pembuluh darah maupun syaraf hingga dgn adanya seperti ini malah bisa mempercepat kita terkena carpal tunnel syndrome (CTS). Hindari pergerakan tangan tidak bebas Biasanya kursi kursi terdapat rest arm nya memiliki karakteristik buat meng lock tangan kita, sehingga hal seperti ini menyebabkan kita akan lebih sering menggunakan pergelangan tangan kita buat menggerakan mouse. Refleksi Menggunakan mouse & pc secara intens memang bukanlah hal baik tapi ada baiknya bila kita melatih agar kita dapat memberi istirahat buat tangan kita sekitar 2 menit buat melakukan streching buat tidak menyentuh mouse, ada juga software remindernya akan merekam penggunaan mouse & kibor kita disseperti ini Magnitude ErgoManager, Break reminder
7.Bentuk mouse
Carilah mouse hampir berbentuk Flat & memiliki ukuran hampir sama dgn tangan kita seperti mouse dari vendor seperti ini Whale mouse atau Perfit mouse karena mouse seperti ini lebih memacu kita buat menggerakan tangan kita daripada pergelangan tangan anda.
berikut beberapa latihan bagi penderita Carpal Tunnel Syndrome :Carpal Tunnel Syndrom bagi Pekerja IT