Penyakit Hernia Pada Anak
Gejala penyakit Penyakit Hernia Pada Anak atau turun berok selama ini lebih dikenal sebagai penyakit pria, karena hanya kaum pria yang mempunyai bagian khusus dalam rongga perut untuk mendukung fungsi alat kelaminnya. Berdasarkan penyebab terjadinya, penyakit hernia pada anak dapat dibedakan menjadi hernia bawaan (congenital) dan hernia dapatan (akuisita). Sedangkan menurut letaknya, hernia dibedakan menjadi hernia inguinal, umbilical, femoral, diafragma dan masih banyak lagi nama lainnya.
Bagian penyakit hernia pada anak terdiri dari cincin, kantong, dan isi hernia itu sendiri. Isi hernia yaitu usus, ovarium, dan jaringan penyangga usus (omentum). Bila ada bagian yang lemah dari lapisan otot dinding perut, maka usus dapat keluar ke tempat yang tidak seharusnya, yakni bisa ke diafragma (batas antara perut dan dada), bisa di lipatan paha, atau di pusar. Umumnya penyakit hernia pada anak tidak menyebabkan nyeri.
Namun, akan terasa nyeri bila isi penyakit hernia pada anak terjepit oleh cincin hernia. Infeksi akibat penyakit hernia pada anak menyebabkan penderita merasakan nyeri yang hebat, dan infeksi tersebut akhirnya menjalar dan meracuni seluruh tubuh. Jika sudah terjadi keadaan seperti itu, maka harus segera ditangani oleh dokter karena dapat mengancam nyawa penderita.
Penyakit hernia pada anak dapat terjadi pada semua umur, baik tua maupun muda. Pada anak-anak atau bayi, lebih sering disebabkan oleh kurang sempurnanya procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Biasanya yang sering terkena penyakit hernia pada anak adalah bayi atau anak laki-laki. Pada orang dewasa, penyakit hernia pada anak terjadi karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena faktor usia.
Tekanan dalam perut yang meningkat dapat disebabkan oleh batuk yang kronik, susah buang air besar, adanya pembesaran prostat pada pria, serta orang yang sering mengangkut barang-barang berat.Penyakit penyakit hernia pada anak akan meningkat sesuai dengan penambahan umur. Hal tersebut dapat disebabkan oleh melemahnya jaringan penyangga usus atau karena adanya penyakit yang menyebabkan tekanan di dalam perut meningkat.
Ada dua jenis penyakit hernia pada anak yaitu internal dan eksternal :
Hernia internal : berada dalam tubuh dan tidak bisa dilihat secara kasat mata. Contohnya penyakit hernia pada anak diafragmatika dimana penyakit hernia pada anak terjadi akibat adanya celah di diafragma (otot pemisah antara bagian perut dengan dada) karena pembentukan diafragma yang tidak sempurna. Contoh lainnya adalah penyakit hernia pada anak hiatal esofagus, yaitu penyakit hernia pada anak terjadi melalui celah masuknya esofagus yang masuk dari rongga dada, serta banyak lagi jenis lainnya.
Hernia eksternal : Dari jenis penyakit hernia pada anak ini yang paling sering dijumpai adalah hernia inguinalis yang muncul di lipat paha dan penyakit hernia pada anak umbilikalis yang muncul di daerah pusar. Bayi umumnya mengalami penyakit hernia pada anak eksternal yang bisa dideteksi secara kasat mata karena terlihat secara langsung.
penyakit hernia pada anak pun lebih sering terjadi pada bayi prematur, sebab pada saat kelahirannya proses penurunan testis dan pembentukan ligamen belum sempurna.
Hernia inguinalis :
1. Pada bayi laki-laki terjadi karena kegagalan proses penutupan kantung yang menutupi testis. Ketika di dalam kandungan, testis turun dari bagian perut ke bawah dan berhenti sesampainya di skrotum (kantung pelir). Proses penurunan ini dimulai waktu bayi masih berada dalam kandungan. Ketika turun, testis akan membawa selaput dari perut ke bawah sehingga membentuk kantung. Ketika lahir cukup bulan, umumnya proses perpindahan testis ini sudah selesai. Namun pada beberapa bayi, proses penutupan hingga menjadi ligamentum (jaringan ikat) tidak berjalan sempurna yang akhirnya menyisakan lubang. Nah, lubang inilah yang nantinya bisa menimbulkan herniasi. Bila hanya berisi cairan saja disebut hidrocele. “Pada penyakit hernia pada anak inguinalis, paling sering ditemukan di sebelah kanan, sekitar 67 persen, sisanya sebelah kiri,” jelas Cosmas.
2. Pada bayi perempuan penyakit hernia pada anak terjadi melalui proses seperti ini: seperti halnya bayi laki-laki, bayi perempuan pun mengalami proses pembentukan organ tubuh bagian bawah yang hampir sama. Namun, bila laki-laki mengalami proses penurunan testis, maka perempuan tidak.
Hernia umbilikus :
Pada bayi laki-laki dan perempuan penyakit hernia pada anak umbilikus terjadi bila penutupan umbilikus (bekas tali pusar) tidak sempurna. Seharusnya, bila penutupan membuat umbilikalis tetap terbuka. Bila hal ini terjadi, tentu akan menyisakan lubang sehingga usus bisa keluar masuk ke daerah tersebut.
Menangani Penyakit Hernia
Berhubung proses peningkatan dari satu fase ke fase berikutnya terjadi cukup cepat, Cosmas menyarankan, bawalah segera bayi Anda ke dokter begitu terlihat gejala awal penyakit hernia pada anak . Bila memang positif, meskipun masih sangat ringan, bayi harus segera dioperasi untuk mencegah tahap gangguan yang lebih berat. “Operasi yang biasa dilakukan adalah herniotomi untuk memotong kantung penyakit hernia pada anak kemudian diikat,” kata Cosmas.
Namun sebelumnya, saat pemeriksaan, dokter akan melakukan palpasi atau meraba isi hernia dengan ujung jarinya, apakah masih dapat dimasukkan kembali ke dalam perut atau tidak. Atau adna bisa mencoba celana penyakit hernia pada anak .
Bagian penyakit hernia pada anak terdiri dari cincin, kantong, dan isi hernia itu sendiri. Isi hernia yaitu usus, ovarium, dan jaringan penyangga usus (omentum). Bila ada bagian yang lemah dari lapisan otot dinding perut, maka usus dapat keluar ke tempat yang tidak seharusnya, yakni bisa ke diafragma (batas antara perut dan dada), bisa di lipatan paha, atau di pusar. Umumnya penyakit hernia pada anak tidak menyebabkan nyeri.
Namun, akan terasa nyeri bila isi penyakit hernia pada anak terjepit oleh cincin hernia. Infeksi akibat penyakit hernia pada anak menyebabkan penderita merasakan nyeri yang hebat, dan infeksi tersebut akhirnya menjalar dan meracuni seluruh tubuh. Jika sudah terjadi keadaan seperti itu, maka harus segera ditangani oleh dokter karena dapat mengancam nyawa penderita.
Penyakit hernia pada anak dapat terjadi pada semua umur, baik tua maupun muda. Pada anak-anak atau bayi, lebih sering disebabkan oleh kurang sempurnanya procesus vaginalis untuk menutup seiring dengan turunnya testis atau buah zakar. Biasanya yang sering terkena penyakit hernia pada anak adalah bayi atau anak laki-laki. Pada orang dewasa, penyakit hernia pada anak terjadi karena adanya tekanan yang tinggi dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut karena faktor usia.
Tekanan dalam perut yang meningkat dapat disebabkan oleh batuk yang kronik, susah buang air besar, adanya pembesaran prostat pada pria, serta orang yang sering mengangkut barang-barang berat.Penyakit penyakit hernia pada anak akan meningkat sesuai dengan penambahan umur. Hal tersebut dapat disebabkan oleh melemahnya jaringan penyangga usus atau karena adanya penyakit yang menyebabkan tekanan di dalam perut meningkat.
Ada dua jenis penyakit hernia pada anak yaitu internal dan eksternal :
Hernia internal : berada dalam tubuh dan tidak bisa dilihat secara kasat mata. Contohnya penyakit hernia pada anak diafragmatika dimana penyakit hernia pada anak terjadi akibat adanya celah di diafragma (otot pemisah antara bagian perut dengan dada) karena pembentukan diafragma yang tidak sempurna. Contoh lainnya adalah penyakit hernia pada anak hiatal esofagus, yaitu penyakit hernia pada anak terjadi melalui celah masuknya esofagus yang masuk dari rongga dada, serta banyak lagi jenis lainnya.
Hernia eksternal : Dari jenis penyakit hernia pada anak ini yang paling sering dijumpai adalah hernia inguinalis yang muncul di lipat paha dan penyakit hernia pada anak umbilikalis yang muncul di daerah pusar. Bayi umumnya mengalami penyakit hernia pada anak eksternal yang bisa dideteksi secara kasat mata karena terlihat secara langsung.
penyakit hernia pada anak pun lebih sering terjadi pada bayi prematur, sebab pada saat kelahirannya proses penurunan testis dan pembentukan ligamen belum sempurna.
Hernia inguinalis :
1. Pada bayi laki-laki terjadi karena kegagalan proses penutupan kantung yang menutupi testis. Ketika di dalam kandungan, testis turun dari bagian perut ke bawah dan berhenti sesampainya di skrotum (kantung pelir). Proses penurunan ini dimulai waktu bayi masih berada dalam kandungan. Ketika turun, testis akan membawa selaput dari perut ke bawah sehingga membentuk kantung. Ketika lahir cukup bulan, umumnya proses perpindahan testis ini sudah selesai. Namun pada beberapa bayi, proses penutupan hingga menjadi ligamentum (jaringan ikat) tidak berjalan sempurna yang akhirnya menyisakan lubang. Nah, lubang inilah yang nantinya bisa menimbulkan herniasi. Bila hanya berisi cairan saja disebut hidrocele. “Pada penyakit hernia pada anak inguinalis, paling sering ditemukan di sebelah kanan, sekitar 67 persen, sisanya sebelah kiri,” jelas Cosmas.
2. Pada bayi perempuan penyakit hernia pada anak terjadi melalui proses seperti ini: seperti halnya bayi laki-laki, bayi perempuan pun mengalami proses pembentukan organ tubuh bagian bawah yang hampir sama. Namun, bila laki-laki mengalami proses penurunan testis, maka perempuan tidak.
Hernia umbilikus :
Pada bayi laki-laki dan perempuan penyakit hernia pada anak umbilikus terjadi bila penutupan umbilikus (bekas tali pusar) tidak sempurna. Seharusnya, bila penutupan membuat umbilikalis tetap terbuka. Bila hal ini terjadi, tentu akan menyisakan lubang sehingga usus bisa keluar masuk ke daerah tersebut.
Menangani Penyakit Hernia
Berhubung proses peningkatan dari satu fase ke fase berikutnya terjadi cukup cepat, Cosmas menyarankan, bawalah segera bayi Anda ke dokter begitu terlihat gejala awal penyakit hernia pada anak . Bila memang positif, meskipun masih sangat ringan, bayi harus segera dioperasi untuk mencegah tahap gangguan yang lebih berat. “Operasi yang biasa dilakukan adalah herniotomi untuk memotong kantung penyakit hernia pada anak kemudian diikat,” kata Cosmas.
Namun sebelumnya, saat pemeriksaan, dokter akan melakukan palpasi atau meraba isi hernia dengan ujung jarinya, apakah masih dapat dimasukkan kembali ke dalam perut atau tidak. Atau adna bisa mencoba celana penyakit hernia pada anak .
Meja Kantor Olympic
Furniture Olympic untuk kantor ada dua series, yakni classic series dan platinum series, di kedua seri ini terdapat meja kantor. untuk jelasnya coba perhatikan gambar di bawah ini untuk varian meja kantor dan furniture untuk kantor lainnya.

untuk meja kantor Olympic platinum series tersedia meja seperti gambar berikut ini

Semua furniture olympic bisa di pesan di setiap outlet-outlet olympic di seluruh indonesia, seperti Jakata, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Palembang, Padang, Samarinda, balikpapan dan semua kota besar di Indonesia.

untuk meja kantor Olympic platinum series tersedia meja seperti gambar berikut ini

Semua furniture olympic bisa di pesan di setiap outlet-outlet olympic di seluruh indonesia, seperti Jakata, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Palembang, Padang, Samarinda, balikpapan dan semua kota besar di Indonesia.
Desain Kamar Minimalis
Dalam sebuah rumah selalu kita dapati ruangan-ruangan, baik berupa ruang tamu, pagar, dapur juga kamar dan kamar mandi. Mengusung konsep minimalis maka seluruh ruangan tersebut juga dirancang seminimalis mungkin termasuk juga kamar minimalis.
Kamar minimalis akan memberikan kesan yang segar kepada pemikiran penghuninya, untuk mendokorasi kamar minimalis sebaiknya gambar terlebih dahulu kamar anda, apakah dia berbentuk kubus, persegi panjang atau memiliki sedikit lekukan. ketika rumah memiliki kamar yang memiliki lekukan dibutuhkan perlakuan khusus dalam memilih furniture perabotannya. Jangan sampai perabotan menjadi penggangu dalam konsep kamar minimalis.
Setalah gambar selesai lengapi dengan ukuran, usahakan di dalam kamar minimalis tempat tidur hanya memakan area sebesar 45%. Meja dan lemari 10 % usahakan area kosong sekitar 30% agar tersedia tempat anda untuk melaksanakan shalat, atau sekedar senam di dalam kamar.
Ruangan yang lapang akan menyegarkan fikiran setiap penghuninya, rumah yang bernuansa penuh perabotan terkadang membuat kita sulit untuk melakukan aktifitas bahkan berfikir.
berikut contoh gambar kamar minimalis di dalam rumah yang memiliki ruangan

Kamar minimalis akan memberikan kesan yang segar kepada pemikiran penghuninya, untuk mendokorasi kamar minimalis sebaiknya gambar terlebih dahulu kamar anda, apakah dia berbentuk kubus, persegi panjang atau memiliki sedikit lekukan. ketika rumah memiliki kamar yang memiliki lekukan dibutuhkan perlakuan khusus dalam memilih furniture perabotannya. Jangan sampai perabotan menjadi penggangu dalam konsep kamar minimalis.
Setalah gambar selesai lengapi dengan ukuran, usahakan di dalam kamar minimalis tempat tidur hanya memakan area sebesar 45%. Meja dan lemari 10 % usahakan area kosong sekitar 30% agar tersedia tempat anda untuk melaksanakan shalat, atau sekedar senam di dalam kamar.
Ruangan yang lapang akan menyegarkan fikiran setiap penghuninya, rumah yang bernuansa penuh perabotan terkadang membuat kita sulit untuk melakukan aktifitas bahkan berfikir.
berikut contoh gambar kamar minimalis di dalam rumah yang memiliki ruangan

Ciri Tanda Wanita Hamil Akan Melahirkan
Beberapa ciri melahirkan harus diperhatikan ibu hamil, suami and orang-orang tinggal bersama wanita hamil adalah apabila kita mengalami satu or lebih dari beberapa ciri :
1. Ciri melahirkan keluar Lendir Bening Kemerah-Merahan
Keluarnya lendir bercampur darah dari liang senggama or vagina kita.
2. Ciri melahirkan pecah Ketuban
Pecahnya ketuban, berupa cairan bening kekuningan merembes or mengalir dari vagina merupakan ciri melahirkan. Hal ini disebabkan karena selaput mengelilingi bayi pecah.
3. ciri melahirkan timbulnya Rasa Sakit Khas, Di Antaranya :
- Rasa sakit dirasakan seperti kram mula-mula dirasakan ringan juga merupakan tkita melahirkan, tetapi makin lama makin sakit dimulai dari bagian bawah pinggang kemudian menjalar ke perut dalam beberapa jam ini biasa menjadi ciri melahirkan.
- ciri melahirkan, setiap rasa sakit itu timbul, diikuti dengan kontraksi pada rahim.
- Kita akan merasakan rasa sakit hilang timbul, yaitu setelah timbul rasa sakit diikuti masa dimana rasa sakitnya hilang, kemudian timbul rasa sakit lagi and seterusnya makin lama makin sering and rasa sakitnya semakin hebat.
Bila dirasakan perut hanya sedikit mules, maka kelahiran masih lama. Kita bisa menunggu sampai rasa mules itu datang setiap 10 menit, sebelum kita datang ke Rumah Sakit. Sejauh mungkin kita telah menentukan rumah sakit or klinik akan kita datangi saat terjadinya proses kelahiran. Tidak kalah penting juga mempersiapkan biaya and barang-barang akan dibawa saat ibu hamil melahirkan.
1. Ciri melahirkan keluar Lendir Bening Kemerah-Merahan
Keluarnya lendir bercampur darah dari liang senggama or vagina kita.
2. Ciri melahirkan pecah Ketuban
Pecahnya ketuban, berupa cairan bening kekuningan merembes or mengalir dari vagina merupakan ciri melahirkan. Hal ini disebabkan karena selaput mengelilingi bayi pecah.
3. ciri melahirkan timbulnya Rasa Sakit Khas, Di Antaranya :
- Rasa sakit dirasakan seperti kram mula-mula dirasakan ringan juga merupakan tkita melahirkan, tetapi makin lama makin sakit dimulai dari bagian bawah pinggang kemudian menjalar ke perut dalam beberapa jam ini biasa menjadi ciri melahirkan.
- ciri melahirkan, setiap rasa sakit itu timbul, diikuti dengan kontraksi pada rahim.
- Kita akan merasakan rasa sakit hilang timbul, yaitu setelah timbul rasa sakit diikuti masa dimana rasa sakitnya hilang, kemudian timbul rasa sakit lagi and seterusnya makin lama makin sering and rasa sakitnya semakin hebat.
Bila dirasakan perut hanya sedikit mules, maka kelahiran masih lama. Kita bisa menunggu sampai rasa mules itu datang setiap 10 menit, sebelum kita datang ke Rumah Sakit. Sejauh mungkin kita telah menentukan rumah sakit or klinik akan kita datangi saat terjadinya proses kelahiran. Tidak kalah penting juga mempersiapkan biaya and barang-barang akan dibawa saat ibu hamil melahirkan.
Label:
ciri♦
melahirkan
Di Saat Ada Batuk Pada Bayi
Seringkah bayi Anda batuk? Jika iya, maka sangatlah bijaksana jika Anda mengetahui terlebih dahulu berbagai jenis batuk pada bayi, apa yang menyebabkannya, serta bagaimana cara mengatasi batuk pada bayi .
Bayi
Salah-salah, bisa jadi batuk pada bayi yang Anda anggap remeh, ternyata berbahaya – atau sebaliknya, batuk pada bayi yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya membuat Anda terlalu cemas berlebihan…
Asma
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Batuk pada bayi biasanya dibarengi dengan suara seperti siulan atau bersuit, biasanya berlangsung sampai lebih dari 10 hari. Batuk pada bayi jenis ini juga seringkali terjadi di malam hari, atau ketika anak atau bayi Anda lelah bermain, atau ketika si kecil terekspos pada suhu udara yang dingin, debu dan asap.
Penyakit asma adalah penyakit yang mempunyai banyak faktor penyebab, dimana yang paling sering karena faktor alergi. Faktor-faktor penyebab dan pemicu penyakit asma antara lain debu rumah dengan tungaunya, bulu binatang, asap rokok, asap obat nyamuk, dan lain-lain.
Asma juga merupakan penyakit keturunan. Bila salah satu atau kedua orang tua, kakek atau nenek anak menderita penyakit asma maka bisa diturunkan ke anak.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Asma tidak dapat disembuhkan dan obat-obatan yang ada saat ini sebenarnya hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma pada bayi dan anak Anda melalui konsultasi medis -jika asmanya masih taraf ringan- anak Anda dapat bebas dari gejala penyakit asma yang mengganggu sehingga dapat menjalani aktivitas hidup sehari-hari dengan baik.
Bronchiolitis
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Gejala pertama Bronchiolitis biasanya mirip dengan flu biasa:
1. pilek
2. batuk pada bayi ringan
3. bersin-bersin
4. demam ringan
Dalam 7 hari bisa diikuti dengan batuk pada bayi yang semakin parah yang disertai dahak serta suara nyaring seperti bersiul.
Penyebab Bronchiolitis
Bronchiolitis adalah penyakit umum yang banyak diidap oleh bayi dan anak kecil.
Berbeda dengan Bronchitis, Bronchiolitis merupakan infeksi virus yang terjadi pada saluran udara kecil pada paru-paru yang disebut bronchioles. Ketika radang, mereka akan menyembul dan terisi dengan lendir, sehingga bayi atau anak sulit bernafas.
Penyakit ini memang paling sering menyerang bayi dan anak-anak kecil dan biasanya terjadi selama 2-3 tahun pertama kehidupan mereka, dengan puncak gejala sekitar umur 3-6 bulan. Bronchiolitis juga lebih sering diderita oleh laki-laki, anak-anak yang tidak minum ASI, dan orang-orang yang tinggal di lingkungan padat penduduk.
Walaupun seringkali dianggap ringan, tapi beberapa bayi beresiko untuk terjangkit lebih parah, bahkan hingga memerlukan rawat inap. Kondisi yang menyebabkan resiko Bronchiolitis bertambah parah yaitu bila si bayi atau anak mempunyai latar belakang penyakit jantung, penyakit paru-paru, serta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit lain atau obat-obatan.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Pastikan bayi atau anak Anda banyak minum. Langkah yang bijaksana adalah memeriksakan kondisinya kepada dokter anak, karena bisa jadi bayi Anda memerlukan perawatan khusus.
Influenza/ Pilek
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Batuk pada bayi biasanya bersifat basah, tanpa ada suara siulan ataupun ritme nafas bayi yang menjadi cepat. Biasanya batuk pada bayi jenis ini terlihat pada bayi sepanjang hari,baik siang maupun malam. Gejala lain yang sering ditemui adalah hidung dan mata yang berair, bersin-bersin, serta demam ringan.
Penyebab Influenza
Penyebab flu adalah infeksi viral pada bagian hidung, tenggorokan dan saluran pernafasan utama. Batuk pada bayi yang disebabkan oleh influenza biasanya akan berakhir seiring dengan hilangnya flu, yaitu sekitar 7-10 hari. Tapi pada sebagian kasus, ada juga yang batuk pada bayi terus berlanjut hingga 2 minggu.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Pertama-tama, usahakan agar saluran pernafasan bayi Anda bersih. Soalnya, saluran pernafasan yang kotor dapat membuat batuk pada bayi tambah parah.
Untuk itu, Anda bisa menggunakan obat tetes hidung atau alat penyedot khusus, karena bayi atau anak Anda tidak bisa mengeluarkan cairan yang menyumbat hidungnya.
Jika anak Anda sudah berusia lebih dari 2 tahun, maka obat dekongestan bisa saja Anda gunakan. Jika batuk pada bayi belum hilang juga setelah 10 hari dan hidungnya masih tersumbat, sebaiknya Anda periksakan lagi ke dokter anak Anda. Bukan apa-apa, takutnya anak Anda menderita penyakit lain seperti asma, sinusitis, atau alergi.
batuk pada bayi Batuk Sesak (Croup)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Sesak
Batuk pada bayi melengking, kering, biasanya sering mulai pada pertengahan malam, suara batuk pada bayi tidak seperti batuk pada bayi biasanya, melainkan lebih seperti gonggongan anjing laut. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan.
Gejala lain… pada awalnya anak Anda mungkin demam ringan, gejala seperti sesak atau
pilek selama beberapa hari, suara menjadi serak dan berat yang terjadi sepanjang hari dan akan lebih buruk pada malam hari ketika anak atau bayi Anda menangis.
Penyebab batuk pada bayi batuk Sesak
Penyakit ini sering disebabkan oleh virus parainfluenza. Kadang-kadang oleh virus respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.
Biasanya penyakit ini tidak memperlihatkan gejala demam. Kerongkongan dan tenggorokan akan membengkak sehingga salurannya menyempit. Banykan ditemui pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Sesak
Dalam kebanyakan kasus, langkah-langkah perawatan sendiri di rumah dapat mempercepat pemulihan anak Anda,sehingga perawatan lebih intensif jarang diperlukan. Sementara itu, anak Anda akan tetap nyaman dengan beberapa langkah sederhana:
1. Hadapi batuk pada bayi dengan tenang dan buat anak Anda tenang. Ajak ia duduk, membaca buku atau bermain dengan permainan yang tidak melelahkan. Menangis hanya membuatnya lebih sulit bernafas.
2. Melembabkan udara. Gunakan humidifier di kamar tidur anak Anda atau bawa anak Anda untuk bernafas dalam udara lembab di kamar mandi yang beruap hangat selama 10 menit.
3. Buatlah suasana segar dan sejuk. Terkadang bernafas dengan udara segar dan sejuk bisa membantu mengatasi sesak. Bukalah jendela atau hidupkan alat pelembab ruangan. Jika udara di luar rumah lebih dingin, bungkuslah anak Anda dalam selimut dan berjalanlah di luar selama beberapa menit.
4. Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus. Duduk tegak dapat membuatnya bernafas lebih mudah.
5. Tawarkan minuman. Untuk bayi, Anda bisa memberikan ASI atau formula yang biasa diminumnya. Untuk anak-anak, sup atau buah dingin segar dapat membantu.
6. Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidur dapat membantu anak Anda melawan infeksi.
7. Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.
Anda harus segera mencari bantuan medis jika batuk pada bayi Anda:
1. Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya.
2. Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen.
3. Tampaknya sangat gelisah.
4. Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Gejala Batuk Akibat GERD
Batuk pada bayi berbunyi seperti decitan dan bersifat garing. Biasanya terjadi setelah si kecil makan dan sekali batuk, bayi atau anak Anda akan sulit berhenti. Batuk pada bayi inipun akan bertambah parah jika si kecil berbaring.
Jika bayi Anda menderita GERD, maka dia akan rewel dan bisa sesekali muntah.
Penyebab Batuk Akibat GERD
GERD (gastroesophageal reflux disease) sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pita otot yang berada di antara esophagus dan perut. Ini selanjutnya akan membuat cairan yang seharusnya masuk ke dalam perut, malah mengalir kembali ke atas. Bahkan terkadang cairan ini bisa masuk ke paru-paru anak Anda dan menimbulkan batuk pada bayi yang kronis.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Akibat GERD
1. Dudukkan bayi atau anak Anda selama sekitar 30 menit setiap kali sesudah makan.
2. Tinggikan bantalnya ketika ia tidur.
3. Untuk anak-anak, sebaiknya mereka berhenti dulu mengkonsumsi makanan seperti soda, coklat, permen, jeruk dan tomat.
4. Jika penyakitnya berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, segera bawa ke dokter.
Batuk Kering (Pertussis)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Kering
batuk pada bayi kering dan sangat panjang. Ketika si kecil batuk, dalam sekali nafas ia bisa batuk pada bayi lebih dari 20 kali. Dan ketika ia menarik nafas, biasanya Anda bisa mendengar suara melengking tinggi.
Sebelum batuk pada bayi parah, biasanya anak Anda akan menampakkan gejala-gejala flu, tapi tanpa disertai demam.
Penyebab batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang sangat mudah menyebar, yang menyerang tenggorokan serta paru-paru.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini biasanya diobati menggunakan antibiotik. Hubungi dokter Anda. Terkadang, bayi Anda juga harus dirawat untuk menyedot cairan yang menyumbat tenggorokannya. Pada banyak kasus, batuk pada bayi ini bisa berlangsung hingga bermingu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Bayi
Salah-salah, bisa jadi batuk pada bayi yang Anda anggap remeh, ternyata berbahaya – atau sebaliknya, batuk pada bayi yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya membuat Anda terlalu cemas berlebihan…
Asma
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Batuk pada bayi biasanya dibarengi dengan suara seperti siulan atau bersuit, biasanya berlangsung sampai lebih dari 10 hari. Batuk pada bayi jenis ini juga seringkali terjadi di malam hari, atau ketika anak atau bayi Anda lelah bermain, atau ketika si kecil terekspos pada suhu udara yang dingin, debu dan asap.
Penyakit asma adalah penyakit yang mempunyai banyak faktor penyebab, dimana yang paling sering karena faktor alergi. Faktor-faktor penyebab dan pemicu penyakit asma antara lain debu rumah dengan tungaunya, bulu binatang, asap rokok, asap obat nyamuk, dan lain-lain.
Asma juga merupakan penyakit keturunan. Bila salah satu atau kedua orang tua, kakek atau nenek anak menderita penyakit asma maka bisa diturunkan ke anak.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Asma
Asma tidak dapat disembuhkan dan obat-obatan yang ada saat ini sebenarnya hanya berfungsi menghilangkan gejala. Namun, dengan mengontrol penyakit asma pada bayi dan anak Anda melalui konsultasi medis -jika asmanya masih taraf ringan- anak Anda dapat bebas dari gejala penyakit asma yang mengganggu sehingga dapat menjalani aktivitas hidup sehari-hari dengan baik.
Bronchiolitis
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Gejala pertama Bronchiolitis biasanya mirip dengan flu biasa:
1. pilek
2. batuk pada bayi ringan
3. bersin-bersin
4. demam ringan
Dalam 7 hari bisa diikuti dengan batuk pada bayi yang semakin parah yang disertai dahak serta suara nyaring seperti bersiul.
Penyebab Bronchiolitis
Bronchiolitis adalah penyakit umum yang banyak diidap oleh bayi dan anak kecil.
Berbeda dengan Bronchitis, Bronchiolitis merupakan infeksi virus yang terjadi pada saluran udara kecil pada paru-paru yang disebut bronchioles. Ketika radang, mereka akan menyembul dan terisi dengan lendir, sehingga bayi atau anak sulit bernafas.
Penyakit ini memang paling sering menyerang bayi dan anak-anak kecil dan biasanya terjadi selama 2-3 tahun pertama kehidupan mereka, dengan puncak gejala sekitar umur 3-6 bulan. Bronchiolitis juga lebih sering diderita oleh laki-laki, anak-anak yang tidak minum ASI, dan orang-orang yang tinggal di lingkungan padat penduduk.
Walaupun seringkali dianggap ringan, tapi beberapa bayi beresiko untuk terjangkit lebih parah, bahkan hingga memerlukan rawat inap. Kondisi yang menyebabkan resiko Bronchiolitis bertambah parah yaitu bila si bayi atau anak mempunyai latar belakang penyakit jantung, penyakit paru-paru, serta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit lain atau obat-obatan.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Bronchiolitis
Pastikan bayi atau anak Anda banyak minum. Langkah yang bijaksana adalah memeriksakan kondisinya kepada dokter anak, karena bisa jadi bayi Anda memerlukan perawatan khusus.
Influenza/ Pilek
Gejala batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Batuk pada bayi biasanya bersifat basah, tanpa ada suara siulan ataupun ritme nafas bayi yang menjadi cepat. Biasanya batuk pada bayi jenis ini terlihat pada bayi sepanjang hari,baik siang maupun malam. Gejala lain yang sering ditemui adalah hidung dan mata yang berair, bersin-bersin, serta demam ringan.
Penyebab Influenza
Penyebab flu adalah infeksi viral pada bagian hidung, tenggorokan dan saluran pernafasan utama. Batuk pada bayi yang disebabkan oleh influenza biasanya akan berakhir seiring dengan hilangnya flu, yaitu sekitar 7-10 hari. Tapi pada sebagian kasus, ada juga yang batuk pada bayi terus berlanjut hingga 2 minggu.
Cara Mengatasi batuk pada bayi yang Disebabkan Influenza
Pertama-tama, usahakan agar saluran pernafasan bayi Anda bersih. Soalnya, saluran pernafasan yang kotor dapat membuat batuk pada bayi tambah parah.
Untuk itu, Anda bisa menggunakan obat tetes hidung atau alat penyedot khusus, karena bayi atau anak Anda tidak bisa mengeluarkan cairan yang menyumbat hidungnya.
Jika anak Anda sudah berusia lebih dari 2 tahun, maka obat dekongestan bisa saja Anda gunakan. Jika batuk pada bayi belum hilang juga setelah 10 hari dan hidungnya masih tersumbat, sebaiknya Anda periksakan lagi ke dokter anak Anda. Bukan apa-apa, takutnya anak Anda menderita penyakit lain seperti asma, sinusitis, atau alergi.
batuk pada bayi Batuk Sesak (Croup)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Sesak
Batuk pada bayi melengking, kering, biasanya sering mulai pada pertengahan malam, suara batuk pada bayi tidak seperti batuk pada bayi biasanya, melainkan lebih seperti gonggongan anjing laut. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan.
Gejala lain… pada awalnya anak Anda mungkin demam ringan, gejala seperti sesak atau
pilek selama beberapa hari, suara menjadi serak dan berat yang terjadi sepanjang hari dan akan lebih buruk pada malam hari ketika anak atau bayi Anda menangis.
Penyebab batuk pada bayi batuk Sesak
Penyakit ini sering disebabkan oleh virus parainfluenza. Kadang-kadang oleh virus respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.
Biasanya penyakit ini tidak memperlihatkan gejala demam. Kerongkongan dan tenggorokan akan membengkak sehingga salurannya menyempit. Banykan ditemui pada anak-anak usia 6 bulan sampai 3 tahun.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Sesak
Dalam kebanyakan kasus, langkah-langkah perawatan sendiri di rumah dapat mempercepat pemulihan anak Anda,sehingga perawatan lebih intensif jarang diperlukan. Sementara itu, anak Anda akan tetap nyaman dengan beberapa langkah sederhana:
1. Hadapi batuk pada bayi dengan tenang dan buat anak Anda tenang. Ajak ia duduk, membaca buku atau bermain dengan permainan yang tidak melelahkan. Menangis hanya membuatnya lebih sulit bernafas.
2. Melembabkan udara. Gunakan humidifier di kamar tidur anak Anda atau bawa anak Anda untuk bernafas dalam udara lembab di kamar mandi yang beruap hangat selama 10 menit.
3. Buatlah suasana segar dan sejuk. Terkadang bernafas dengan udara segar dan sejuk bisa membantu mengatasi sesak. Bukalah jendela atau hidupkan alat pelembab ruangan. Jika udara di luar rumah lebih dingin, bungkuslah anak Anda dalam selimut dan berjalanlah di luar selama beberapa menit.
4. Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus. Duduk tegak dapat membuatnya bernafas lebih mudah.
5. Tawarkan minuman. Untuk bayi, Anda bisa memberikan ASI atau formula yang biasa diminumnya. Untuk anak-anak, sup atau buah dingin segar dapat membantu.
6. Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidur dapat membantu anak Anda melawan infeksi.
7. Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.
Anda harus segera mencari bantuan medis jika batuk pada bayi Anda:
1. Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya.
2. Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen.
3. Tampaknya sangat gelisah.
4. Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Gejala Batuk Akibat GERD
Batuk pada bayi berbunyi seperti decitan dan bersifat garing. Biasanya terjadi setelah si kecil makan dan sekali batuk, bayi atau anak Anda akan sulit berhenti. Batuk pada bayi inipun akan bertambah parah jika si kecil berbaring.
Jika bayi Anda menderita GERD, maka dia akan rewel dan bisa sesekali muntah.
Penyebab Batuk Akibat GERD
GERD (gastroesophageal reflux disease) sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pita otot yang berada di antara esophagus dan perut. Ini selanjutnya akan membuat cairan yang seharusnya masuk ke dalam perut, malah mengalir kembali ke atas. Bahkan terkadang cairan ini bisa masuk ke paru-paru anak Anda dan menimbulkan batuk pada bayi yang kronis.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Akibat GERD
1. Dudukkan bayi atau anak Anda selama sekitar 30 menit setiap kali sesudah makan.
2. Tinggikan bantalnya ketika ia tidur.
3. Untuk anak-anak, sebaiknya mereka berhenti dulu mengkonsumsi makanan seperti soda, coklat, permen, jeruk dan tomat.
4. Jika penyakitnya berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, segera bawa ke dokter.
Batuk Kering (Pertussis)
Gejala batuk pada bayi Yang Disebabkan Batuk Kering
batuk pada bayi kering dan sangat panjang. Ketika si kecil batuk, dalam sekali nafas ia bisa batuk pada bayi lebih dari 20 kali. Dan ketika ia menarik nafas, biasanya Anda bisa mendengar suara melengking tinggi.
Sebelum batuk pada bayi parah, biasanya anak Anda akan menampakkan gejala-gejala flu, tapi tanpa disertai demam.
Penyebab batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang sangat mudah menyebar, yang menyerang tenggorokan serta paru-paru.
Cara Mengatasi batuk pada bayi Batuk Kering (Pertussis)
Penyakit ini biasanya diobati menggunakan antibiotik. Hubungi dokter Anda. Terkadang, bayi Anda juga harus dirawat untuk menyedot cairan yang menyumbat tenggorokannya. Pada banyak kasus, batuk pada bayi ini bisa berlangsung hingga bermingu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Mengamati Perkembangan Janin Bayi
Sensasi berbeda ketika seorang ayah atau ibu melakukan pengamatan terhadap perkembangan janin bayi, apalagi bila yang diamati itu adalah bayi pertama yang akan hadir di tengah keluarga. Bagaimana betuk janin, pergerakannya, ukuran janin akan menjadi pembicaraan ketika berkumpul dengan keluarga besar.
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan pada masa perkembangan janin bayi, agar kesehatannya baik dan ibu juga selamat melahirkan. Bila kita bagi maka ada dua sisi kecukupan yakni.
kecukupan dari sisi jasmani (fisik)
kecukupan dari rohani (phsikis)
Kecukupan dari sisi fisik untuk perkembangan janin bayi:
- kecukupan gizi, seperti Protein yang merupakan pembangun utama struktur jaringan
- kecukupan Vitamin
-kecukupan mineral (kalsium dan sejenisnya) untuk memperkokoh rangka tubuh janin.
Kecukupan dari sisi phsikis perkembangan janin bayi:
- Tingkat rileks seorang ibu akan mempengaruhi phsikis janin
- Spiritual, seperti penyegaran Rohani sesuai dengan Kepercayaan
- Komunikasi dengan janin bayi
Di dalam rumah tangga bukan hanya tanggung jawab isteri dalam Perkembangan Janin Bayi namun seluruh anggota keluarga harus berusaha melkakukan dan menciptakan suasana yang relaks dalam rumah tangga itu.
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan pada masa perkembangan janin bayi, agar kesehatannya baik dan ibu juga selamat melahirkan. Bila kita bagi maka ada dua sisi kecukupan yakni.
kecukupan dari sisi jasmani (fisik)
kecukupan dari rohani (phsikis)
Kecukupan dari sisi fisik untuk perkembangan janin bayi:
- kecukupan gizi, seperti Protein yang merupakan pembangun utama struktur jaringan
- kecukupan Vitamin
-kecukupan mineral (kalsium dan sejenisnya) untuk memperkokoh rangka tubuh janin.
Kecukupan dari sisi phsikis perkembangan janin bayi:
- Tingkat rileks seorang ibu akan mempengaruhi phsikis janin
- Spiritual, seperti penyegaran Rohani sesuai dengan Kepercayaan
- Komunikasi dengan janin bayi
Di dalam rumah tangga bukan hanya tanggung jawab isteri dalam Perkembangan Janin Bayi namun seluruh anggota keluarga harus berusaha melkakukan dan menciptakan suasana yang relaks dalam rumah tangga itu.
Surat Cinta Untuk Kekasih

Surat cinta untuk kekasih bisa juga dikirimkan melalui email, yah biar kesannya techno gitu, heheh walaupun sekarang sudah jamannya via sms atopun telepon. Bila kita menggunakan email tentu kata yang bisa ditulis jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan sms. selain itu surat cinta untuk kekasih bisa diedit sedemikian rupa hingga terlihat begitu romantis.
Kebanyakan surat cinta untuk kekasih adalah kata romantis dan galau, romantis-nya sebuah surat bukan berdasarkan ke-galau-annya si, tapi lebih mengarah pada sisi pengungkapan dan pengharapan. semakin galau kadang malah terlihat semakin bertele-tele, sehingga mengurangi sisi romantis, alangkah baiknya jika surat cinta untuk kekasih itu simple padat dan mudah dipahami, tidak masalah meniru format surat resmi lho, biar kesannya beda. kalo perlu cantumkan juga nomor surat disana kan lebih mantap hahahah...
Surat cinta untuk kekasih dengan gaya klasik, atau via pos juga menarik kalo perlu tempeli prangko terbaik yang ada di kantor pos, bahkan di amplop surat itu juga bakal keren sangat kalo kita bubuhi kata PENTING atau SR (sangat rahasia). hahah, biar keliatan kayak Intelegen gitu. wah pokoknya banyak cara deh, yang penting uji kreatifitas anda dalam menulis surat cinta untuk kekasih.
Okelah selamat ber-romantis ria dan ber-galau tentunya hahahah.. semuanya utamankan pada niat menulis surat cinta untuk kekasih yang ikhlas.
Tahap Perkembangan Bayi
Selama tahap perkembangan bayi tahun pertama kehidupan anda, bayi bereaksi paling baik terhadap lingkungan yang hangat dan penuh kasih sayang. Menggendong bayi anda dan menanggapi tangisannya sangat penting dalam tahap perkembangan bayi membangun ikatan yang kuat dan sehat. Ingatlah, anda tidak dapat “memanjakan” seorang bayi.
Gunakan pedoman tahap perkembangan bayi ini untuk menawarkan kegiatan yang sesuai usia bayi anda. Ingat, tahap perkembangan bayi ini hanya pedoman, dan bayi sehat dapat mencapai milestone lebih lambat dibanding rata-rata. Jika bayi anda kurang berkembang dalam beberapa bidang, hubungi dokter anak anda untuk saran atau konsultasi.
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan pertama bayi biasanya:
Mengangkat kepalanya untuk sesaat
Menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan
Lebih menyukai wajah manusia dibandingkan bentuk-bentuk lain
Mengangkat tangannya ke wajah
Saat ini tahap perkembangan bayi Memiliki gerakan refleks yang kuat
Dapat fokus pada benda dalam jarak 8 – 12 inchi
Dapat menoleh kea rah suara atau bunyi yang familiar
Bereaksi terhadap bunyi keras
Berkedip bila ada cahaya terang
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan kedua bayi biasanya:
Senyum
Mengikuti benda dengan matanya
Disinilah tahap perkembangan bayi membuat suara lainnya selain nangis
Dapat mengulangi bunyi vokal seperti "ah" atau "ooh"
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan ketiga bayi biasanya:
Mengangkat kepala dan dadanya bila ditengkurapkan
Mengangkat kepala hingga 45
Menendang dan meluruskan kaki jika terlentang
Membuka dan menutup tangan
Mendorong ke bawah jika kaki ditempatkan diatas permukaan keras
MEnggapai barang-barang yang menggantung
Menggenggam dan meggoncang mainan tangan
Mengikuti benda bergerak
Mulai meniru bunyi
Mengenal benda dan orang-orang familiar, bahkan yang jauh jaraknya
Mulai mengembangkan senyum sosial
Mulai mengembangkan koordinasi tangan-mata
Tahap perkembangan bayi mendekatkan kedua tangannya
Tertarik pada pola melingkar dan spiral
Menendang kaki dengan penuh tenaga
Mengangkat kepala secara terkendali
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan keempat bayi biasanya:
Dapat tidur sekitar 6 jam pada malam hari sebelum terbangung (total tidur sekitar 14-17 jam)
Berguling (biasanya dari perut ke punggung duluan/dari tengkurap ke terlentang)
Duduk dengan bantuan
Mengangkat kepala hingga 90
Dapat mengikuti benda bergerak membentuk setengah lingkaran 180 Mengoceh dan
menghibur diri dengan bunyi baru
Bereaksi terhadap semua warna dan gradasi
Tahap perkembangan bayi dalam mengeksplor benda-benda dengan mulutnya
Mengenali botol atau payudara
Mengungkapkan rasa sakit, takut dan kesepian dan ketidaknyamanan melalui tangisan
Bereaksi terhadap bel atau mainan kerincing (rattle)
demikianlah tahap perkembangan bayi yang bisa kami sampaikan

Di tahap perkembangan bayi akhir bulan pertama bayi biasanya:
Mengangkat kepalanya untuk sesaat
Menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan
Lebih menyukai wajah manusia dibandingkan bentuk-bentuk lain
Mengangkat tangannya ke wajah
Saat ini tahap perkembangan bayi Memiliki gerakan refleks yang kuat
Dapat fokus pada benda dalam jarak 8 – 12 inchi
Dapat menoleh kea rah suara atau bunyi yang familiar
Bereaksi terhadap bunyi keras
Berkedip bila ada cahaya terang
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan kedua bayi biasanya:
Senyum
Mengikuti benda dengan matanya
Disinilah tahap perkembangan bayi membuat suara lainnya selain nangis
Dapat mengulangi bunyi vokal seperti "ah" atau "ooh"
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan ketiga bayi biasanya:
Mengangkat kepala dan dadanya bila ditengkurapkan
Mengangkat kepala hingga 45
Menendang dan meluruskan kaki jika terlentang
Membuka dan menutup tangan
Mendorong ke bawah jika kaki ditempatkan diatas permukaan keras
MEnggapai barang-barang yang menggantung
Menggenggam dan meggoncang mainan tangan
Mengikuti benda bergerak
Mulai meniru bunyi
Mengenal benda dan orang-orang familiar, bahkan yang jauh jaraknya
Mulai mengembangkan senyum sosial
Mulai mengembangkan koordinasi tangan-mata
Tahap perkembangan bayi mendekatkan kedua tangannya
Tertarik pada pola melingkar dan spiral
Menendang kaki dengan penuh tenaga
Mengangkat kepala secara terkendali
Di tahap perkembangan bayi akhir bulan keempat bayi biasanya:
Dapat tidur sekitar 6 jam pada malam hari sebelum terbangung (total tidur sekitar 14-17 jam)
Berguling (biasanya dari perut ke punggung duluan/dari tengkurap ke terlentang)
Duduk dengan bantuan
Mengangkat kepala hingga 90
Dapat mengikuti benda bergerak membentuk setengah lingkaran 180 Mengoceh dan
menghibur diri dengan bunyi baru
Bereaksi terhadap semua warna dan gradasi
Tahap perkembangan bayi dalam mengeksplor benda-benda dengan mulutnya
Mengenali botol atau payudara
Mengungkapkan rasa sakit, takut dan kesepian dan ketidaknyamanan melalui tangisan
Bereaksi terhadap bel atau mainan kerincing (rattle)
demikianlah tahap perkembangan bayi yang bisa kami sampaikan